Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)

Pemberdayaan Pemuda Melalui Diversifikasi Batik Aplikatif Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Penguatan Ekonomi Desa Sumberagung, Ngantang

Heny Kusdiyanti (Universitas Negeri Malang)
Gamma Rahmita Ureka Hakim (Universitas Negeri Malang)
Putra Hilmi Prayitno (Universitas Negeri Malang)
Robby Wijaya (Universitas Negeri Malang)
Septian Nugraha Putra Kusuma (Universitas Negeri Malang)
Fatchia Nurul Farhana Farhana (Universitas Negeri Malang)



Article Info

Publish Date
17 Jul 2026

Abstract

Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai budaya dan potensi ekonomi melalui pengembangan industri kreatif. Namun, rendahnya minat generasi muda terhadap membatik serta terbatasnya variasi produk masih menjadi tantangan di Desa Sumberagung, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kreativitas dan keterampilan pemuda melalui diversifikasi produk batik aplikatif berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah Community-Based Creative Industry dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sebanyak 30 pemuda mengikuti pelatihan batik tulis, batik tie dye, dan batik ciprat. Hasil kegiatan menunjukkan peserta mampu menghasilkan berbagai produk batik aplikatif, seperti kaos tie dye, selendang batik ciprat, kanvas dekoratif, dan batik tulis bermotif kopi khas Ngantang. Selain itu, nilai rata-rata peserta meningkat dari 43,93 menjadi 89,93 atau sebesar 104,7%. Program ini juga berhasil meningkatkan kreativitas, minat generasi muda terhadap batik, serta diversifikasi produk yang berpotensi memperkuat daya saing usaha batik lokal. Dengan demikian, batik aplikatif berbasis kearifan lokal dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung pelestarian budaya dan penguatan ekonomi masyarakat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JS

Publisher

Subject

Humanities Computer Science & IT Education Public Health Social Sciences

Description

Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut ...