Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN SIMASET PADA MATERI LAPORAN PENERIMAAN DAN PENDISTRIBUSIAN SARANA DAN PRASARANA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XII ADMINISTRASI PERKANTORAN SMKN 1 MALANG Novi Damayanti; Heny Kusdiyanti; Sopiah -
JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen) VOL 2, NO.3, NOVEMBER 2016
Publisher : JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.726 KB)

Abstract

 XII APK 1 class at SMKN 1 Malang have a problem on their learning motivation that showed by their attitude at the time of learning. The student’s motivation is relatively low. It is because the material, which is the report of facilities and infrastructure reception and distribution, requires a high concentration, therefore they need SIMAset as learning media that can help them to reach the goal of learning. The purpose of this research is to increase student’s motivation. This research is Classroom Action Research (CAR) that was conducted in two cycles in which each cycle consist of planning, implementation, observation, and reflection. Data collection techniques in this study was done by using observation, interview, test, documentation, and questionnaire. This research using qualitative interactive techniques data analysis. The result of this study showed that SIMAset can increase student motivation.Abstrak: Kelas XII APK 1 SMKN 1 Malang memiliki permasalahan pada motivasi belajar yang ditunjukkan oleh sikap siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung. Motivasi belajar siswa kelas XII APK 1 SMKN 1 Malang relatif rendah. Hal tersebut disebabkan karena materi yang dipelajari yaitu laporan penerimaan dan pendistribusian sarana dan prasarana membutuhkan konsentrasi yang tinggi, sehingga dibutuhkan media pembelajaran SIMAset yang dapat membantu siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, tes, dokumentasi, dan angket. Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMAset dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.
Meningkatkan Percaya Diri dan Hasil Belajar Siswa melalui Pengembangan Modul Mata Pelajaran Memberikan Pelayanan kepada Pelanggan Berbasis Guided Inquiry Siti Junaida; Heny Kusdiyanti; Maziatul Churiyah
JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen) VOL 2, NO.1, JULY 2016
Publisher : JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.606 KB)

Abstract

Abstract : This research is aimed at generating module and determine the feasibility of the module, the difference in learning outcomes, as well as differences confidence of students who use the modules with students who do not use the module Providing Services to Customers Based Guided Inquiry. This research method using the 4D model of Thiagarajan, et al. through four stages, namely to define, design, develop, and disseminate. The results showed a very valid and worthy module used in learning. In addition, it was also the average difference in student learning outcomes experimental class and control class, namely 87.96 and 77.94. The results of the analysis of overall confidence also shows that there are differences in the level of confidence of students in the experimental class control class.Abstrak: Penelitian ini bertujuan menghasilkan modul dan mengetahui tingkat kelayakan modul, perbedaan hasil belajar, serta perbedaan percaya diri siswa yang menggunakan modul dengan siswa yang tidak menggunakan modul Memberikan Pelayanan kepada Pelanggan Berbasis Guided Inquiry. Metode penelitian ini menggunakan model 4D dari Thiagarajan, dkk. melalui 4 tahapan, yaitu mendefinisikan, merancang, mengembangkan, dan menyebarluaskan. Hasil penelitian menunjukkan modul sangat valid dan layak digunakan dalam pembelajaran. Selain itu, diketahui juga perbedaan rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, yaitu 87,96 dan 77,94. Hasil analisis percaya diri secara keseluruhan juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada tingkat percaya diri siswa pada kelas eksperimen dengan kelas kontrol. 
Kompetensi Kewirausahaan Keturunan Pemulung Melalui Model Pemutusan Vicios Circle of Poverty di wilayah Malang Raya Heny Kusdiyanti
Ekonomi Bisnis Tahun 20, No. 2, Juli 2015
Publisher : Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.764 KB) | DOI: 10.17977/um042v20i1p100-108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Model Pemutusan Vicious Circle ofPoverty keturunan pemulung. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan dengan langkahlangkah sebagai berikut: (1) Analisis situasi (lingkungan), (2) Identifikasi karakteristikresponden, (3) Identifikasi kebutuhan riil responden, (4) berdasarkan analisis situasi, identifikasikarakteristik dan kebutuhan riil responden, maka disusunlah model pemutusan Vicious Circle ofPoverty bagi keturunan pemulung di wilayah Malang Raya Raya. Penelitian ini adalahpenelitian deskriptif-kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah emik(emik view) (Pelto dan Pelto, 1978:54-66). Hasil penelitian ini adalah tersusunnya PanduanModel pembinaan kewirausahaan . Bentuk panduan adalah buku yang berisi tentang:1)Prosedur Pendampingan dan Konsultasi Bisnis; 2) Materi-materi untuk pembekalan antara lainberisi tentang tehnis, pembukuan untuk kewirausahaan, Tehnik pemasaran dan pembiayaan danpembinaan keuangan oleh lembaga keuangan. 2). Hasil analisis atau evaluasi kinerja keuanganmenunjukkan bahwa a). dapat mengembangkan usaha ditunjukkan oleh omset pejualan yangmengalami peningkatan. b)terdapat kendala yang dihadapi yaitu permasalahan pemasaran. c )tidak mengalami permasalah utama pada modal, justru pada kurang kondusifnya dukungankeluarga untuk berwirausaha.d ) Barang yang diperjual belikan lebih dominan pada fashion danaksesoris dengan pemasaran menggunakan IT yang ada.
GAME BASED ENTREPRENEURSHIP LEARNING FOR VOCATIONAL HIGH SCHOOL STUDENTS IN FACING 4.0 INDUSTRY Indra Febrianto; Heny Kusdiyanti; Chau Kien Tsong
Journal of Disruptive Learning Innovation (JODLI) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.129 KB) | DOI: 10.17977/um072v2i22021p55-71

Abstract

This study aims to analyze game-based entrepreneurship learning conducted on vocational high school students in facing Industry 4.0. This research used a literature review method with descriptive analysis through the provision of clear, factual, logical, and systematic discussion. This research used content analysis. The results of this study suggest that technology implementation is unquestionably required in the entrepreneurship learning process for the attainment of students' competences in the 4.0 Industry. Those competencies include social skills, one of the cross-functional skills, in the 4.0 Industry era that can be implemented through social entrepreneurship. In addition, game-based learning is effective to be applied to offer new different learning experiences. Those experiences are 1) learning by doing, 2) reflective learning, 3) situated learning, and 4) learning from crises. This learning is an alternative solution to prepare vocational high school students to encounter the 4.0 Industry. 
COMPETENCE IMPROVEMENT OF OFFICE ADMINISTRATION TEACHERS THROUGH COMMERCIALIZATION OF PRODUCTIVE, CREATIVE, AND ENTREPRENEURS SUBJECT IN THE INDUSTRIAL REVOLUTION 4.0 Heny Kusdiyanti; Mokhammad Nurruddin Zanky; Andy Prasetyo Wati; Indra Febrianto; Robby Wijaya
at-tamkin: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2019): At-Tamkin - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/attamkin.v2i2.524

Abstract

There are so many effort that have been done by the government to increase the contribution of the educational sector to support achievement of Industrial Revolution 4.0 in Indonesia. Teacher competence become one of the important thing in the educatioal improvement contribution. This study purposed to build the fundamental stategy for competence improvement model on administration’s teacher toward Industrial Revolution 4.0. This research done by training and data collection techniques used in this study are documentation, questionnaires, interviews, and test to responden. The result of this research are first, 76% of teachers understood the criteria for office administration programs that were able to face challenges in the industrial revolution era 4.0. In this case, it is able to mention a digital-based office administration program to answer the needs of industry 4.0 in the form of services. Secondly, 79% of teachers know the output of office administration programs from productive, creative and entrepreneurial (PKK) subjects that can be commercialized, including: typing services and event organizers. Based on the result it can be conclude that 2. This program is able to foster entrepreneurship (entrepreneurship) among the Office Administration Teachers in SMK 1 Boyolangu. 5. This program provides insight and provision for Tulungagung Regency Office Administration teachers who are able to provide guidance for students to live independently and skillfully now and in the future.
PEMBERDAYAAN NELAYAN IKAN TUNA SENDANGBIRU MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN LAMPU CELUB BAWAH AIR SEBAGAI SOLUSI MENGURANGI PERSISTENCY POVERTY Heny Kusdiyanti; Mokhammad Nurruddin Zanky; Aan Fardani Ubaidillah; Robby Wijaya; Indra Febrianto
at-tamkin: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2020): at-tamkin: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/attamkin.v3i1.536

Abstract

Sendang Biru merupakan salah satu kawasan pesisir yang menjadi prioritas dalam upaya pengelolaan sumberdaya perikanan laut di Kabupaten Malang Jawa Tmur. Pengembangan tersebut menjadikan Sendang Biru sebagai sentra industri perikanan tangkap. Hubungan sosial yang dilakukan oleh pengambek dengan pemilik kapal (juragan darat) mengarah pada hubungan patron- client, dimana hubungan antar individu tidaklah sama, terutama dari sisi ekonomi. Pengabdian ini bertujuan untuk menghasilkan transformasi produk dari hasil tangkapan ikan laut untuk menciptakan aktivitas industri berbasis cycle system melalui kegiatan entrepreneurship guna merintis UMKM yang ada di kalangan nelayan pantai sendangbiru. Proses pelaksanaan dalam program ini mencakup tiga tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) evaluasi. Pengabdian awali dengan pemberian wawasan tentang peluang bisnis di Pantai Sendangbiru, teknik pengemasan dan strategi pemasaran yang sesuai dengan produk yang akan dibuat. Program dilanjutkan dengan pendampingan intensif pembuatan transformasi produk dari hasil tangkapan ikan yang berupa kerupuk ikan, pengemasan yang menarik hingga pencarian tempat strategis untuk memasarkan produk ini. Serangkaian kegiatan tersebut diikuti oleh 20 nelayan di wilayah pantai sendangbiru. Kegiatan entrepreneur yang dilakukan ini menjadi solusi permasalahan melimpahnya hasil tangkapan ikan yang berharga rendah di pasar, dan memaksimalkan pemanfaatan ikan tangkapan. Nelayan inilah yang akan menjadi pioner pendirian UKKM di wilayah pantai sendangbiru sebagai solusi permasalahan mereka kedepannya.
MODEL ERADICATION OF POVERTY BERBASIS CYCLE SYSTEM PRODUCT INDUSTRIAL ENTREPRENEUR ACTIVITY UNTUK MEMBENTUK RINTISAN UMKM DI PANTAI SENDANGBIRU Heny Kusdiyanti; Mokhammad Nurruddin Zanky; Aan Fardani Ubaidillah; Indra Febrianto; Robby Wijaya
at-tamkin: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): At-Tamkin - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/attamkin.v3i2.559

Abstract

Sendang Biru merupakan salah satu kawasan pesisir yang menjadi prioritas dalam upaya pengelolaan sumberdaya perikanan laut di Kabupaten Malang Jawa Tmur. Pengembangan tersebut menjadikan Sendang Biru sebagai sentra industri perikanan tangkap. Hubungan sosial yang dilakukan oleh nelayan dengan pemilik kapal (juragan darat) mengarah pada hubungan patron-client, dimana hubungan antar individu tidaklah sama, terutama dari sisi ekonomi. Pengabdian ini bertujuan untuk menghasilkan transformasi produk dari hasil tangkapan ikan laut untuk menciptakan aktivitas industri berbasis cycle system melalui kegiatan entrepreneurship guna merintis UMKM yang ada di kalangan nelayan pantai sendangbiru. Proses pelaksanaan dalam program ini mencakup tiga tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) evaluasi. Pengabdian diawali dengan pemberian wawasan tentang peluang bisnis olahan hasil tangkapan ikan di Sendangbiru, teknik pengemasan dan strategi pemasaran yang sesuai dengan produk yang akan dibuat. Program dilanjutkan dengan pendampingan intensif pembuatan transformasi produk dari hasil tangkapan ikan yang berupa kerupuk ikan, pengemasan yang menarik hingga pencarian tempat strategis untuk memasarkan produk ini. Serangkaian kegiatan tersebut diikuti oleh 20 nelayan di wilayah pantai sendangbiru. Kegiatan entrepreneur yang dilakukan ini menjadi solusi permasalahan melimpahnya hasil tangkapan ikan yang berharga rendah di pasar, dan memaksimalkan pemanfaatan ikan tangkapan. Nelayan inilah yang akan menjadi pioner pendirian UKKM di wilayah pantai sendangbiru sebagai solusi permasalahan mereka kedepannya.
PELATIHAN PEMBUATAN BATIK TULANG DAUN MELALUI KONSEP SMART VILLAGE WITH CYCLE SYTEM PADA MASYARAKAT DESA PONCOKUSUMO Heny Kusdiyanti; Mokhammad Nurruddin Zanky; Robby Wijaya; Indra Febrianto
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Poncokusumo menjadi salah satu daerah di Kabupaten Malang yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi Desa Pariwisata berbasis Ecowisata. Namun disisi lain, rata-rata kemampuan warga untuk membiayai pendidikan hanya sampai ke jenjang pendidikan SMA, untuk sampai ke perguruan tinggi secara finansial tidak mampu. Bahkan, yang membuat miris adalah sebagian dari keturunan di Poncokusumo, akan kembali menjadi petani musiman   yang justru akan membuat ia tidak mempunyai masa depan. Pengabdian ini bertujuan untuk menghasilkan transformasi produk berupa btik tulang daun untuk menciptakan aktivitas industri berbasis cycle system melalui kegiatan entrepreneurship guna merintis UMKM yang ada di kalangan PKK Desa Poncokusumo. Proses pelaksanaan dalam program ini mencakup tiga tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) evaluasi. Program dilanjutkan dengan pendampingan intensif pembuatan transformasi produk Serangkaian kegiatan tersebut diikuti oleh 15 anggota PKK. Kegiatan entrepreneur yang dilakukan ini menjadi solusi permasalahan yang ada di Desa Poncokusumo. Hal inilah yang akan menjadi pioner berfirinya UMKM yang ada di Desa Poncokusumo melalui transformasi produk baru yaitu batik tulan daun.
SMART VILLAGE-BASED ORANGE FARMER DEVELOPMENT SOLUTIONS WITH CYCLE SYSTEM OF PRODUCT INDUSTRIAL ACTIVITIES TOWARD SUSTAINABLE DEVELEOPMENT CITY Heny Kusdiyanti; Mokhammad Nurruddin Zanky; Andy Prasetyo Wati
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Citrus farmers in Indonesia have different economic capabilities than other farmers, namely they don't know the season so there must be a participation of the community, social organizations, and religion in overcoming the problem of this sweet orange farmer. Not counting this season, has an impact on the poor quality and quantity of sweet orange products produced. In addition, the fluctuations in the price of oranges on the market are also a potential loss of citrus farmers in Poncokusumo Village, Malang Regency. This community service aims to create a product transformation in the form of orange-based sweets to finally succeed in forming industrial activities in the smart village concept through entrepreneurship activities. The implementation of this program is carried out in three stages, namely: (1) planning, (2) implementation, and (3) evaluation. This service was attended by orange farmer groups in Poncokusumo Village consisting of 52 people. This program begins with the delivery of material about the business opportunities for sweets from the sweet orange of Poncokusmo Village, simulations of making sweets, packaging techniques, and simple marketing strategies that can be done by orange farmers. After this service, candy products made from sweet oranges were created from Poncokusumo Village. Not only that, citrus farmers are also taught to make branding of candy products so that they can be marketed and included in the potential Malang souvenir shop. This candy product has the potential to become an industrial activity in the smart village of Poncokusumo Village which will later become the forerunner to the establishment of Poncokusumo UKM to realize the Sustainable Development of Indonesia.
IMPLEMENTASI INDUSTRIAL ENTREPRENEUR ACTIVITY MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN LAMPU CELUB BAWAH AIR PADA NELAYAN PANTAI SENDANG BIRU Indra Febrianto; Robby Wijaya; Heny Kusdiyanti
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sendang Biru merupakan salah satu kawasan pesisir yang menjadi prioritas dalam upaya pengelolaan sumberdaya perikanan laut di Kabupaten Malang Jawa Tmur. Pengembangan tersebut menjadikan Sendang Biru sebagai sentra industri perikanan tangkap. Hubungan sosial yang dilakukan oleh pengambek dengan pemilik kapal (juragan darat) mengarah pada hubungan patron-client, dimana hubungan antar individu tidaklah sama, terutama dari sisi ekonomi. Pengabdian ini bertujuan untuk menghasilkan transformasi produk dari hasil tangkapan ikan laut untuk menciptakan aktivitas industri berbasis cycle system melalui kegiatan entrepreneurship guna merintis UMKM yang ada di kalangan nelayan pantai sendangbiru. Proses pelaksanaan dalam program ini mencakup tiga tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) evaluasi. Pengabdian awali dengan pemberian wawasan tentang peluang bisnis di Pantai Sendangbiru, teknik pengemasan dan strategi pemasaran yang sesuai dengan produk yang akan dibuat. Program dilanjutkan dengan pendampingan intensif pembuatan transformasi produk dari hasil tangkapan ikan yang berupa kerupuk ikan, pengemasan yang menarik hingga pencarian tempat strategis untuk memasarkan produk ini. Serangkaian kegiatan tersebut diikuti oleh 20 nelayan di wilayah pantai sendangbiru. Kegiatan entrepreneur yang dilakukan ini menjadi solusi permasalahan melimpahnya hasil tangkapan ikan yang berharga rendah di pasar, dan memaksimalkan pemanfaatan ikan tangkapan. Nelayan inilah yang akan menjadi pioner pendirian UKKM di wilayah pantai sendangbiru sebagai solusi permasalahan mereka kedepannya
Co-Authors Aan Fardani Ubaidillah Abargiel, Kauna Bismie Agung Haryono Agung Winarno Agustina, Nur Indah Alan Nur Fadilah Alfan Bramantya Andy Prasetyo Wati Anggarani, Dinar Arsy Aniek Indrawati Anisa Rahmawati Ardy Dwi Wijayanto Azahra, Shofia Brahmatiyo, Dodyk Brilian Rosy Chau Kien Tsong Daya Negri Wijaya Deny Yudo Wahyudi Dewi ayu sakdiyyah Dian Novita Sari, Dian Novita Dinda Syafitri Dwi Ike Purnamasari Ekaning Dewanti Laksmi Ery Tri Djatmika RWW Fatchia Nurul Farhana Farhana Fatmawati, Kurnia Febrian Novandriawan Felinda Mustika Ramadhanti Putri Islamiah Fitriah, Akha Anis Fitriana Rahmawati Fulgentius Danardana Murwani Gamma Rahmita Ureka Hakim Hadi Sumarsono Haniatur Rofiqoh Umar Heri Pratikto Indra Febrianto Karkono Karkono Khoirul Ilmiyati Lifa Farida Panduwinata LIfa Panduwinata Ludi Wishnu Wardana Madziatul Churiyah Maghfiroh Maghfiroh Maula, Farij Ibadil Maziatul Churiyah Mirjam Anugerahwati Moh. Rizal Fahmi Mohammad Arief Mokhammad Nurruddin Zan Mokhammad Nurruddin Zanky Muwarni, F. Danardana Nanik Khurotul Aini Nasikh Nasikh Novi Damayanti Nur Indah Agustina Nur Indah Agustina Nur Musyafa, Faiz P., Lifa Farida Prasetyo Wati, Andy Putra Hilmi Prayitno Rahmawati, Vera Eka Regita Niken Ashari Rosyidah, Umniyah Juman Rully Aprilia Zandra Saiful Arif Sarah Sakiran Salsabila Satia Nur Maharani Septian Nugraha Putra Kusuma Shahrul Dwi Ananta Shela Dwi Utari Siti Junaida Sopiah, Sopiah Sopingi Sopingi, Sopingi Sulfa, Devi Mariya Ummi Ainur Rizqi Utari, Shela Dwi Wijaya, Robby Wiwik Astuti Wiwik Astuti Zanki, M. Nurruddin Zanky, M. Nurruddin