Rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) menunjukkan perlunya inovasi pembelajaran yang mampu mengintegrasikan teknologi dengan strategi pedagogis secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan pendekatan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) pada materi Menghadirkan Salat dalam Kehidupan. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 37 peserta didik kelas VII B SMP Negeri 2 Panji Tahun Pelajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Data kualitatif dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan data kuantitatif dianalisis secara deskriptif melalui perhitungan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar klasikal. Indikator keberhasilan penelitian ditetapkan apabila minimal 80% peserta didik mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TPACK mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik secara bertahap. Pada asesmen awal, ketuntasan belajar klasikal mencapai 40,54% (15 dari 37 peserta didik). Setelah tindakan pada siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 64,86% (24 peserta didik), dan pada siklus II meningkat kembali menjadi 83,78% (31 peserta didik), sehingga melampaui indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Selain itu, aktivitas peserta didik meningkat hingga mencapai kategori aktif, sementara aktivitas guru mengalami peningkatan dari kategori cukup menjadi aktif. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan TPACK mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran sekaligus hasil belajar peserta didik pada materi Menghadirkan Salat dalam Kehidupan. Low learning outcomes in Islamic Religious Education (IRE) indicate the need for instructional innovation that effectively integrates technology with appropriate pedagogical strategies. This study aimed to improve students' learning outcomes through the implementation of the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework in the topic Integrating Prayer into Daily Life. The study employed Classroom Action Research based on the Kemmis and McTaggart model, consisting of two cycles: planning, action, observation, and reflection. The participants were 37 seventh-grade students of SMP Negeri 2 Panji during the 2024/2025 academic year. Data were collected through classroom observation, learning achievement tests, and documentation. Qualitative data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model, while quantitative data were analyzed using descriptive statistics through mean scores and classical learning mastery percentages. The study was considered successful when at least 80% of students achieved the Minimum Learning Mastery Criteria (KKTP). The findings demonstrated that the implementation of TPACK progressively improved students' learning outcomes. Initial assessment results showed a classical learning mastery of 40.54% (15 of 37 students). Following the first cycle, mastery increased to 64.86% (24 students), and further improved to 83.78% (31 students) in the second cycle, exceeding the predetermined success criterion. In addition, students' classroom participation improved to the active category, while teacher performance increased from the fair to the active category. These findings indicate that the TPACK framework effectively enhances both the quality of classroom instruction and students' learning outcomes in Islamic Religious Education.
Copyrights © 2026