Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda dan remaja yang tergabung dalam Karang Taruna 06 Kelurahan Gumuruh, Kota Bandung, dalam menghadapi tantangan disinformasi serta memenuhi kebutuhan diseminasi konten positif di tingkat lokal. Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra adalah rendahnya literasi digital tingkat lanjut dan minimnya keterampilan produksi konten informasi yang edukatif, meskipun demografi ini memiliki tingkat akses dan durasi penggunaan perangkat seluler yang sangat tinggi. Solusi strategis yang ditawarkan dan diimplementasikan adalah pelatihan Mobile Journalism yang difokuskan pada optimalisasi platform media sosial, khususnya TikTok dan Instagram, sebagai medium komunikasi strategis warga. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research yang terstruktur ke dalam tiga fase: pra-pelaksanaan, pelaksanaan, serta pasca-pelaksanaan. Hasil pengabdian menunjukkan transformasi yang sangat signifikan, ditandai dengan pergeseran peran peserta dari konsumen informasi pasif menjadi kreator konten aktif. Evaluasi kuantitatif mencatat peningkatan pemahaman strategi pesan dan etika jurnalistik sebesar 85%, serta lonjakan penguasaan teknis Mobile Journalism hingga 92%. Secara kualitatif, kegiatan ini sukses menumbuhkan nalar kritis, kedisiplinan berinternet, dan kepercayaan diri peserta dalam mengelola media sosial komunitas secara profesional, kredibel, dan berdaya guna bagi masyarakat. Program ini direkomendasikan sebagai model intervensi literasi digital di tingkat akar rumput untuk membangun ketahanan informasi lokal.
Copyrights © 2026