Penelitian ini penting dilakukan sebagai upaya pelestarian budaya lokal sekaligus menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih kontekstual dan bermakna bagi siswa. Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi etnomatematika pada kain tenun buya sabe Donggala dan implikasinya dalam pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengrajin tenun dan ahli budaya yang memahami kain tenun buya sabe Donggala. Subjek penelitian eksplorasi dipilih menggunakan teknik purposive sampling, sedangkan uji coba LKPD melibatkan 23 orang siswa yang dipilih menggunakan totally sampling. Teknik analisis data dilakukan menggunakan model etnografi Spradley yang meliputi analisis domain, taksonomi, komponensial, dan tema budaya. Hasil eksplorasi kemudian digunakan sebagai dasar perancangan LKPD berbasis etnomatematika yang diujicobakan kepada 23 siswa untuk mengetahui respon siswa dalam penggunaan LKPD. Data respon siswa diperoleh melalui hasil pekerjaan siswa dan angket respon siswa yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif kain tenun buya sabe mengandung konsep matematika yang berkaitan dengan segitiga sama kaki, segitiga sama sisi, persegi, persegi panjang, belah ketupat, dan lingkaran. Selain itu, ditemukan tema budaya berupa keseimbangan dan keharmonisan pada motif belah ketupat, perjuangan pada motif lingkaran, kestabilan dan kekokohan pada motif segitiga, serta ketekunan dan kerja keras yang tercermin dalam motif persegi. Temuan tersebut diintegrasikan ke dalam LKPD melalui aktivitas mengidentifikasi motif, menghubungkan motif dengan konsep matematika, dan menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan motif kain. Hasil uji coba menunjukkan bahwa LKPD etnomatematika membantu memperkuat konsep segitiga sama kaki, segitiga sama sisi, persegi, persegi panjang, belah ketupat, dan lingkaran melalui konteks budaya lokal. Respon siswa diukur berdasarkan aspek keterbacaan 90%, aspek kemudahan 87%, dan aspek kepraktisan 90%, yang menunjukkan bahwa LKPD etnomatematika kain tenun memperoleh respon siswa dengan kategori sangat positif.
Copyrights © 2026