Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Integratif di Sekolah Islam Qurthubah: Sinergi antara Ilmu dan Iman Muh Fadil; Ahlun Ansar; Aris Munandar; Adinda Tri Ardani; Suci Ramadhani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi Kurikulum Integratif di Sekolah Islam Qurthubah: Sinergi antara Ilmu dan Iman sebagai lembaga pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Islam Qurthuba menerapkan kebijakan pendidikan yang berorientasi pada integrasi kurikulum nasional dan keislaman, dengan menekankan keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter Qur’ani. Program unggulan seperti Tahfidzul Qur’an, Market Day, Crafting Day, dan Cooking Day menjadi sarana pembentukan spiritualitas, kreativitas, serta tanggung jawab sosial siswa. Dukungan fasilitas, keterlibatan orang tua, dan budaya adab before knowledge menjadi pondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang religius dan kondusif. Meskipun menghadapi tantangan dalam hal waktu belajar, kompetensi guru, dan adaptasi teknologi, Sekolah Islam Qurthuba berhasil menunjukkan praktik pendidikan yang holistik dan transformatif. Temuan ini menegaskan bahwa model pendidikan berbasis Islam dapat menjadi solusi alternatif dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta berdaya saing global.
Eksplorasi Etnomatematika Kain Tenun Buya Sabe Donggala dan Implikasinya dalam Pembelajaran Matematika Suci Ramadhani; Asdar Asdar; Bernard Bernard
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5077

Abstract

Penelitian ini penting dilakukan sebagai upaya pelestarian budaya lokal sekaligus menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih kontekstual dan bermakna bagi siswa. Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi etnomatematika pada kain tenun buya sabe Donggala dan implikasinya dalam pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengrajin tenun dan ahli budaya yang memahami kain tenun buya sabe Donggala. Subjek penelitian eksplorasi dipilih menggunakan teknik purposive sampling, sedangkan uji coba LKPD melibatkan 23 orang siswa yang dipilih menggunakan totally sampling. Teknik analisis data dilakukan menggunakan model etnografi Spradley yang meliputi analisis domain, taksonomi, komponensial, dan tema budaya. Hasil eksplorasi kemudian digunakan sebagai dasar perancangan LKPD berbasis etnomatematika yang diujicobakan kepada 23 siswa untuk mengetahui respon siswa dalam penggunaan LKPD. Data respon siswa diperoleh melalui hasil pekerjaan siswa dan angket respon siswa yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif kain tenun buya sabe mengandung konsep matematika yang berkaitan dengan segitiga sama kaki, segitiga sama sisi, persegi, persegi panjang, belah ketupat, dan lingkaran. Selain itu, ditemukan tema budaya berupa keseimbangan dan keharmonisan pada motif belah ketupat, perjuangan pada motif lingkaran, kestabilan dan kekokohan pada motif segitiga, serta ketekunan dan kerja keras yang tercermin dalam motif persegi. Temuan tersebut diintegrasikan ke dalam LKPD melalui aktivitas mengidentifikasi motif, menghubungkan motif dengan konsep matematika, dan menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan motif kain. Hasil uji coba menunjukkan bahwa LKPD etnomatematika membantu memperkuat konsep segitiga sama kaki, segitiga sama sisi, persegi, persegi panjang, belah ketupat, dan lingkaran melalui konteks budaya lokal. Respon siswa diukur berdasarkan aspek keterbacaan 90%, aspek kemudahan 87%, dan aspek kepraktisan 90%, yang menunjukkan bahwa LKPD etnomatematika kain tenun memperoleh respon siswa dengan kategori sangat positif.