Jurnal Farmasi Ikifa
Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL FARMASI IKIFA VOL. 5 NO. 2 JULI TAHUN 2026

ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA PENGGUNAAN ANTIDIABETIK ORAL PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT SUKMUL SISMA MEDIKA BULAN JANUARI 2025

Marta Halim (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA)
Gilang Al Qarana (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA)
Aldi Rahadiansyah (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA)
Herty Nur Tanty (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA)
Rahmat Widiyanto (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA)



Article Info

Publish Date
19 Jul 2026

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat di Indonesia maupun global. Pengendalian kadar glukosa darah pada pasien DMT2 sering memerlukan terapi farmakologis jangka panjang, salah satunya dengan antidiabetik oral (ADO). Pemilihan terapi yang efektif dan efisien secara biaya sangat penting untuk menunjang perencanaan pengobatan yang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas biaya penggunaan ADO tunggal dan kombinasi pada pasien DMT2 rawat jalan di Rumah Sakit Sukmul Sisma Medika bulan Januari 2025. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif observasional dan pendekatan cross- sectional retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis dan catatan administrasi pasien. Parameter yang dianalisis meliputi karakteristik demografis, jenis terapi, efektivitas terapi berdasarkan persentase pasien yang mencapai target gula darah puasa (GDP) 70–110 mg/dL, serta biaya medis langsung. Analisis efektivitas biaya dilakukan dengan perhitungan Average Cost Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost Effectiveness Ratio (ICER). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan dan berada pada rentang usia 55–64 tahun. Terapi yang paling banyak digunakan adalah kombinasi metformin + glimepiride. Efektivitas tertinggi pada monoterapi diperoleh oleh metformin, sedangkan pada kombinasi dua obat tertinggi adalah pioglitazone + glimepiride, dan pada kombinasi tiga obat tertinggi adalah glimepiride + sitagliptin + metformin. Biaya medis langsung tertinggi tercatat pada kombinasi glimepiride + sitagliptin + metformin dan terendah pada kombinasi metformin + glibenclamide. Kesimpulannya, terapi paling cost-effective berdasarkan nilai ACER adalah metformin untuk monoterapi dan pioglitazone + glimepiride untuk kombinasi. Temuan ini dapat menjadi referensi bagi tenaga kesehatan dalam memilih terapi yang efisien dan efektif bagi pasien DMT2.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jfi

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Farmasi IKIFA adalah forum untuk publikasi karya berkualitas dan orisinal yang membuka diskusi dalam bidang farmasi atau sub-disiplin ilmu ...