Gilang Al Qarana
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENYULUHAN KEPADA MASYARAKAT DI WILAYAH RW 04 KELURAHAN KLENDER JAKARTA TIMUR TERKAIT PENCEGAHAN KOMPLIKASI DIABETES MELITUS Rahmat Widiyanto; Gilang Al Qarana
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is often referred to as the silent killer because sometimes the symptoms of this disease are not realized by the sufferer. This results in the treatment often being carried out by sufferers quite late. In fact, it is not uncommon for sufferers to only treat DM after complications occur. Adequate knowledge and awareness from the community are needed to avoid DM (for non-sufferers) and minimize DM complications (for sufferers). This is the aim of the Community Service (PkM) activities of the IKIFA lecturer team in RW 03, Klender Village, East Jakarta. The PkM activity took place on Thursday, July 11, 2024, with a theme related to Counseling regarding the Prevention of DM Complications, which was attended by 57 respondents. The counseling method using Power Points is used in this PkM activity. During the discussion process between the lecturer team and respondents, it appeared that respondents were quite active in discussing and asking questions. So, it can be concluded that the PkM activities were successful in accordance with the initial objectives to be achieved.
Penyuluhan Kepada Masyarakat Terkait Rasionalisasi Penggunaan Antibiotik Di Rt 04 Rw 04 Kelurahan Penggilingan Charles; Vidia Arlaini Anwar; Fachdiana Fidia; Gilang Al Qarana; Salsa Bila; Rakeysha Yulita Maesaroh
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan antibiotik yang tidak rasional menjadi salah satu penyebab utama terjadinya resistensi antibiotik yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat di RT 04 RW 04 Kelurahan Penggilingan terkait rasionalisasi penggunaan antibiotik, serta meningkatkan pemahaman mereka mengenai bahaya resistensi dan cara pencegahannya. Metode yang digunakan adalah penyuluhan secara langsung, yang dilaksanakan pada tanggal 21 Mei 2025 di Klinik Pratama MD "Smarts" dengan dihadiri oleh 20 orang. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan masyarakat. Hasil menunjukkan adanya peningkatan persentase jawaban benar pada soal nomor 1, 3, dan 5 setelah penyuluhan, meskipun secara keseluruhan perbedaan antara pre-test dan post-test tidak terlalu signifikan. Kesimpulannya, masyarakat menunjukkan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung dan mampu memahami materi yang disampaikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dinilai berhasil dalam menyampaikan informasi terkait penggunaan antibiotik secara bijak.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DEMOGRAFI DENGAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT COVID-19 KELURAHAN BATU AMPAR JAKARTA TIMUR Vonny Nofrika; Gilang Al Qarana; Sitta Nurindah Surgo; Sherin Tasya Ananda
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL FARMASI IKIFA VOL. 4 NO. 2 JULI TAHUN 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus Disease Discovered in 2019 (COVID-19) merupakan penyakit yang ditemukan pada tahun 2019. Pada Februari 2020, World Health Organization (WHO) resmi menetapkan virus penyebab pneumonia pada manusia ini dengan sebutan Coronavirus Disease (COVID-19). COVID-19 disebabkan oleh SARS-COV2 yang termasuk dalam keluarga besar coronavirus dengan penyebaran yang luas dan cepat. Penyakit ini ditularkan melalui droplet ketika seseorang berada pada jarak dekat (dalam 1 meter) dengan seseorang. Infeksi Virus ini dapat menyebabkan gejala seperti sakit tenggorokan, tremor, demam tinggi, sesak napas, batuk kering, sakit kepala, mual, muntah, dan diare pada pasien. Pencegahan COVID-19 sangat diperlukan untuk menekan penyebaran virus. Kepatuhan masyarakat pada protokol kesehatan sangat diperlukan untuk memutus rantai penularan seperti memakai masker, menghindari kerumunan, mencuci tangan, mengurangi mobilitas dan mengikuti vaksinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan masyarakat tentang penyakit COVID-19 di RW 006 Kelurahan Batu Ampar Jakarta Timur Bulan Maret 2024. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan 339 sampel yang diperoleh dengan teknik Proportional Random Sampling. Hasil pengetahuan masyarakat di RW 006 Kelurahan Batu Ampar Jakarta Timur yang terdapat kategori baik sebanyak 139 responden (41%), kategori cukup sebanyak 188 responden (55%), dan kategori kurang sebanyak 12 responden (4%). Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang penyakit COVID-19 di RW 006 Kelurahan Batu Ampar Jakarta Timur terdapat pada kategori cukup. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan pengetahuan masyarakat tentang penyakit Covid-19
PENGARUH PEMBERIAN INFORMASI OBAT TERHADAP KEPUASAN PASIEN TUBERCULOSIS DI PUSKESMAS KECAMATAN JATINEGARA PERIODE MARET–APRIL 2025 Leonov Rianto; Gilang Al Qarana; Ummi Aulia Nuraziza; Marta Halim; Fachdiana Fidia
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL FARMASI IKIFA VOL. 5 NO. 2 JULI TAHUN 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberculosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Pada tahun 2023, Indonesia menempati peringkat kedua dunia dengan estimasi insiden TB sebesar 1.090.000 kasus atau 387 per 100.000 penduduk. Keberhasilan pengobatan TB tidak hanya bergantung pada terapi obat, tetapi juga pada pemahaman pasien terhadap obat yang dikonsumsinya. Pemberian informasi obat oleh tenaga kefarmasian menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kepuasan dan kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian informasi obat terhadap kepuasan pasien TB di Puskesmas Kecamatan Jatinegara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 70 pasien TB yang menjalani pengobatan pada periode Maret–April 2025 dijadikan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner mengenai pemberian informasi obat dan tingkat kepuasan pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menerima informasi obat di atas rata-rata (80%) dan merasa sangat puas (47%) serta puas (39%) terhadap informasi yang diberikan. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya pengaruh yang signifikan antara pemberian informasi obat dengan kepuasan pasien TB. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin lengkap dan jelas informasi obat yang diberikan oleh tenaga kefarmasian, maka semakin tinggi tingkat kepuasan pasien terhadap layanan yang diterima.
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA PENGGUNAAN ANTIDIABETIK ORAL PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT SUKMUL SISMA MEDIKA BULAN JANUARI 2025 Marta Halim; Gilang Al Qarana; Aldi Rahadiansyah; Herty Nur Tanty; Rahmat Widiyanto
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL FARMASI IKIFA VOL. 5 NO. 2 JULI TAHUN 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat di Indonesia maupun global. Pengendalian kadar glukosa darah pada pasien DMT2 sering memerlukan terapi farmakologis jangka panjang, salah satunya dengan antidiabetik oral (ADO). Pemilihan terapi yang efektif dan efisien secara biaya sangat penting untuk menunjang perencanaan pengobatan yang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas biaya penggunaan ADO tunggal dan kombinasi pada pasien DMT2 rawat jalan di Rumah Sakit Sukmul Sisma Medika bulan Januari 2025. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif observasional dan pendekatan cross- sectional retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis dan catatan administrasi pasien. Parameter yang dianalisis meliputi karakteristik demografis, jenis terapi, efektivitas terapi berdasarkan persentase pasien yang mencapai target gula darah puasa (GDP) 70–110 mg/dL, serta biaya medis langsung. Analisis efektivitas biaya dilakukan dengan perhitungan Average Cost Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost Effectiveness Ratio (ICER). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan dan berada pada rentang usia 55–64 tahun. Terapi yang paling banyak digunakan adalah kombinasi metformin + glimepiride. Efektivitas tertinggi pada monoterapi diperoleh oleh metformin, sedangkan pada kombinasi dua obat tertinggi adalah pioglitazone + glimepiride, dan pada kombinasi tiga obat tertinggi adalah glimepiride + sitagliptin + metformin. Biaya medis langsung tertinggi tercatat pada kombinasi glimepiride + sitagliptin + metformin dan terendah pada kombinasi metformin + glibenclamide. Kesimpulannya, terapi paling cost-effective berdasarkan nilai ACER adalah metformin untuk monoterapi dan pioglitazone + glimepiride untuk kombinasi. Temuan ini dapat menjadi referensi bagi tenaga kesehatan dalam memilih terapi yang efisien dan efektif bagi pasien DMT2.