Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berskala masif terhadap tren dan volatilitas harga komoditas telur ayam ras serta susu UHT di ProvinsiSumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode time series analysisberdasarkan prosedur Box-Jenkins (ARIMA). Data yang digunakan adalah rata-rata harga harian pangandari Januari 2024 hingga April 2026. Hasil analisis mengonfirmasi adanya fenomena demand-pull inflation pada komoditas telur ayam ras dengan peningkatan rata-rata harga sebesar 10,1% dan lonjakanvolatilitas sebesar 34,1% pasca implementasi MBG. Sebaliknya, harga susu UHT menunjukkanstabilitas tinggi dengan kenaikan marginal sebesar 2,6%. Model peramalan terbaik yang memenuhi syarat adalah ARIMA (1,1,2) untuk telur ayam dan ARIMA (0,1,1) untuk susu UHT. Intervensi sosialmelalui distribusi pangan menciptakan guncangan permintaan (demand shock) yang asimetris pada pasar lokal. Temuan ini merekomendasikan pembentukan Sistem Peringatan Dini (Early Warning System) untuk memitigasi risiko inflasi.
Copyrights © 2026