Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi astronomi, terbatasnya akses terhadap pembelajaran digital interaktif, dan menurunnya motivasi belajar peserta didik terdampak banjir di LBB SANG JUARA, Kuala Simpang. Kegiatan bertujuan meningkatkan literasi astronomi dan motivasi belajar peserta didik, memperkuat kapasitas tutor dalam memanfaatkan Stellarium sebagai planetarium digital, serta mengenalkan kepedulian lingkungan melalui pembahasan kondisi cuaca, kejernihan atmosfer, dan polusi cahaya yang memengaruhi pengamatan langit malam. Program melibatkan 32 peserta didik dan empat tutor melalui tahapan analisis kebutuhan, pelatihan tutor, pembelajaran eksploratif selama lima pertemuan, evaluasi, dan penguatan kelembagaan. Evaluasi menggunakan pretest-posttest literasi astronomi, angket motivasi, lembar observasi, dan rubrik kinerja tutor. Skor rata-rata pemahaman konsep dasar, interpretasi fenomena langit, dan aplikasi konsep meningkat berturut-turut dari 48%, 42%, dan 39% menjadi 78%, 74%, dan 71%, dengan N-gain 0,58; 0,55; dan 0,52 dalam kategori sedang. Seluruh tutor mampu menginstal dan mengoperasikan Stellarium, 75% mampu menyusun skenario pembelajaran berbasis eksplorasi, dan dihasilkan tiga modul pembelajaran. Sebanyak 81% peserta didik menilai pembelajaran lebih menarik, 76% merasa lebih percaya diri menjelaskan fenomena langit, dan 84% berminat mempelajari sains lebih lanjut. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan terstruktur berbantuan Stellarium dapat menjadi model praktis untuk memperkuat literasi astronomi, pembelajaran digital, dan keterlibatan belajar pascabencana, sekaligus menjadi pintu masuk kontekstual untuk mengenalkan kepedulian terhadap lingkungan langit malam.
Copyrights © 2026