Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh employer branding dan rekrutmen digital terhadap minat melamar kerja melalui employer attractiveness sebagai variabel intervening. Pendekatan kuantitatif kausal-asosiatif digunakan dengan teknik purposive sampling terhadap 116 responden yang merupakan fresh graduate dan job seeker aktif di Indonesia yang pernah menggunakan platform rekrutmen digital. Analisis data dilakukan menggunakan SEM-PLS melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) employer branding berpengaruh positif dan signifikan terhadap employer attractiveness (β = 0.953, T = 27.454, p < 0,001); (2) rekrutmen digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap employer attractiveness (β = 0.837, T = 22.175, p < 0,001); (3) employer attractiveness berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat melamar kerja (β = 0.933, T = 25.800, p < 0,001); (4) terdapat pengaruh langsung employer branding dan rekrutmen digital terhadap minat melamar; serta (5) employer attractiveness terbukti memediasi kedua hubungan tersebut. Temuan ini memperkuat signaling theory dan theory of planned behavior dalam konteks rekrutmen digital di Indonesia
Copyrights © 2026