Pendidikan vokasi di Indonesia kini berhadapan dengan dualisme tantangan, yakni tuntutan penguasaan keahlian teknis dan isu merosotnya etika peserta didik. Di SMK Negeri 4 Seluma, urgensi penanganan masalah ini terlihat dari catatan 15 kasus pelanggaran disiplin dan moral pada tahun ajaran 2025-2026, yang membutuhkan strategi pembinaan nilai melalui pembelajaran bermakna. Studi ini bertujuan menguji dampak integrasi Deep Learning dan Problem Based Learning (PBL) terhadap pemahaman nilai moral dalam cerpen "Murid Bermasalah" karya Patrick Kellan's. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain One-Group Pretest-Posttest, penelitian melibatkan 34 siswa kelas XI MPLB. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan statistik deskriptif, Normalized Gain (N-Gain), serta uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil riset menunjukkan kenaikan signifikan pada pemahaman moral siswa, dengan rata-rata skor meningkat dari 50,37 (pretest) menjadi 78,13 (posttest). Nilai N-Gain sebesar 0,54 (54,42%) masuk dalam kategori sedang. Uji hipotesis menghasilkan nilai Z= -5,040 dengan signifikansi p < 0,001, yang menandakan pengaruh yang sangat nyata. Siswa mampu memahami empat dimensi moral secara holistik, meliputi hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, alam, dan diri sendiri. Dapat disimpulkan bahwa kombinasi Deep Learning berbasis PBL efektif dalam meningkatkan pemahaman nilai moral sastra serta menjadi implementasi konkret Kurikulum Merdeka untuk transformasi karakter siswa SMK.
Copyrights © 2026