Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V pada mata pelajaran IPA di SDN 2 Sukakarya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain non-equivalent control group. Sampel berjumlah 40 siswa yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui tes dan dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen (79,00) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (57,90). Uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai t-hitung = 11,934 > t-tabel = 2,093 pada p < 0,05, sehingga terdapat pengaruh signifikan model inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, model pembelajaran inkuiri efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA.
Copyrights © 2026