Kutu daun (Aphis gossypii) merupakan hama utama pada tanaman cabai yang berpotensi menurunkan hasil produksi. Penggunaan insektisida sintetik secara berlebihan menimbulkan dampak negatif, sehingga diperlukan alternatif pengendalian yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh ekstrak serai dapur, ekstrak babandotan dan kombinasinya terhadap kutu daun pada tanaman cabai. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan enam ulangan, yaitu kontrol, ekstrak serai dapur (Cymbopogon citratus) 10%, ekstrak babandotan (Ageratum conyzoides L.) 10%, serta kombinasi serai dapur 5% + babandotan 5%. Pengujian dilakukan dengan metode pencelupan daun dan pengamatan hingga 72 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh ekstrak nabati meningkatkan mortalitas dan kecepatan kematian kutu daun dibandingkan kontrol. mortalitas tertinggi sebesar 36,89%, nilai kecepatan kematian tercepat yaitu 2,43, serta nilai rerata efikasi sebesar 35,37% pada pengamatan 48 jam. Perlakuan kombinasi ekstrak serai dapur dan babandotan menunjukkan efektivitas yang lebih baik dibandingkan ekstrak serai dapur tunggal, namun masih lebih rendah dibandingkan ekstrak babandotan tunggal.
Copyrights © 2026