Penguatan literasi dan numerasi merupakan salah satu fokus kebijakan pendidikan nasional yang perlu diintegrasikan ke seluruh mata pelajaran, termasuk Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Pembelajaran PJOK memiliki potensi besar untuk mengembangkan literasi dan numerasi melalui aktivitas pengukuran, pencatatan data, dan refleksi aktivitas fisik. Namun, implementasi literasi dan numerasi dalam pembelajaran PJOK di Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima masih belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru PJOK dalam mengintegrasikan literasi dan numerasi ke dalam pembelajaran PJOK. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep literasi dan numerasi serta meningkatnya kemampuan guru dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran PJOK berbasis literasi dan numerasi secara kontekstual.
Copyrights © 2026