Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas metode pembelajaran story telling berbasis teks naratif terhadap minat membaca siswa sekolah dasar kelas IV. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya minat membaca siswa sekolah dasar yang berdampak pada kurangnya keterlibatan dalam proses belajar. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Experimental Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan metode story telling dan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan, masing-masing berjumlah 16 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket skala Likert, observasi, dan dokumentasi. Uji validitas dilakukan dengan korelasi Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha dengan r-hitung sebesar 0,369. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 55,00 meningkat menjadi 82,80 pada posttest yang termasuk dalam kategori minat membaca tinggi, sedangkan pada kelas kontrol meningkat dari 50,1 menjadi 54,8 dan tetap berada dalam kategori rendah. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya pengaruh signifikan metode story telling terhadap peningkatan minat membaca siswa. Dapat disimpulkan bahwa metode story telling berbasi teks naratif efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran dalam meningkatkan minat membaca siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026