Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman matematika siswa kelas VII B SMPK St. Paulus Karuni setelah diterapkan pembelajaran matematika berbasis etnomatematika rumah adat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimen jenis One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII B SMPK St. Paulus Karuni yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan teknik Normalized Gain (N-Gain) untuk mengetahui tingkat peningkatan kemampuan pemahaman matematika siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest siswa sebesar 44,48 meningkat menjadi 92,57 pada posttest. Hasil analisis N-Gain memperoleh rata-rata sebesar 0,89 yang termasuk dalam kategori tinggi. Selain itu, hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran mencapai persentase 100% dengan kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran matematika berbasis etnomatematika rumah adat efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman matematika siswa. Pembelajaran berbasis budaya lokal membantu siswa memahami konsep matematika secara lebih konkret, menarik, dan bermakna.
Copyrights © 2026