Kemampuan memecahkan masalah (KPM) merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran fisika. Namun, di lingkungan pesantren aspek ini masih kurang mendapat perhatian karena proses belajar lebih menitikberatkan pada penguasaan konsep semata. Penelitian ini bertujuan mengukur sejauh mana model ALIVP guna memberi peningkatan pada KPM siswa fisika. Penelitian yang dipilih adalah one group pretest-posttest dalam kerangka metode kuantitatif, yang melibatkan dua puluh siswa kelas XI IPA di SMAS Al-Miftah, Pesantren Sumber Kebun, Pangereman, Sampang. Instrumen penelitian berupa tes essay berjumlah empat soal yang disusun berdasarkan indicator kemampuan pemecahan masalah yang terdiri dari, Useful Description (UD), Physics Approach (PA), Specific Application of Physics (SAP), Mathematical Procedures (MP), dan Logical Progression (LP). Analisis data yang digunakan yaitu uji-t, uji Effect size dan uji N-Gain. Hasil analisis uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, nilai Effect size 6,40 menunjukkan kategori sangat tinggi, dan N-Gain 0,6837 tergolong dalam kategori sangat tinggi. Dengan demikian, model ALIVP terbukti efektif tidak hanya dalam meningkatkan kompetensi pemecahan masalah fisika siswa, tetapi juga dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman ke dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2025