Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Argument Based Science Inquiry (ABSI) Terhadap Peningkatan Kemampuan Berargumentasi Siswa SMA Agus Budiyono
Wacana Didaktika Vol 4 No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.812 KB) | DOI: 10.31102/wacanadidaktika.4.1.84-93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang besarnya pengaruh dan peningkatan kemampuan berargumentasi siswa SMA melalui pembelajaran model argument-based science inquiry. Penelitian menggunakan metode pre-experimental dengan one group pretest posttest design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di MAN Pamekasan Jawa Timur, sampel dalam penelitian ini adalah satu kelas dengan jumlah 34 siswa yang dipilih secara acak kelas. Penelitian ini menggunakan instrument tes kemampuan berargumentasi. Adapun Teknik analisis data menggunakan effect size dan N-gain. Hasil penelitian diperoleh nilai effect size sebesar 5,80 yang berarti model pembelajaran ABSI berpengaruh sangat besar terhadap kemampuan berargumentasi siswa, serta nilai <g> sebesar 0,85 atau peningkatan kemampuan berargumentasi siswa berada pada kategori tinggi.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa SMA Agus Budiyono; Hartini Hartini
Wacana Didaktika Vol 4 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.796 KB) | DOI: 10.31102/wacanadidaktika.4.2.141-149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh signifikansi antara model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan penelitian quasi-experiment dengan bentuk desain eksperimen pretest-posttest kontrol group design. Populasinya adalah kelas X MA Matsaratul Huda Pamekasan dengan sampel sebanyak dua kelas yang dipilih secara acak kelas. Pengambilan data menggunakan tes instrumen keterampilan proses sains. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa nilai pretest dan posttest pada kelas kontol 33,13 dan 56,06 sedangkan nilai pretest dan posttest pada kelas eksperimen 31,04 dan 85. Analisis data menggunakan uji t diperoleh data thitung sebesar 8,94, sedangkan ttabel pada taraf signifikan 0,05 sebesar 2,01 atau thitung < ttabel artinya terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Peningkatan keterampilan proses sains siswa pada kelas eksperimen memperoleh nilai <g> sebesar 0,78 atau berada pada kategori tinggi adapun pada kelas kontrol memperoleh nilai <g> sebesar 0,34 atau berada dalam kategori sedang.
REVIEW π: WHAT IS THE DESCRIPTION OF STUDENTS' INTEREST IN PHYSICS? Agus Budiyono; Linda Tri Antika
JURNAL PENA SAINS Vol 5, No 2 (2018): Jurnal Pena Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jps.v5i2.3776

Abstract

This study was based on the potential of new methods in knowing students' interest in physics lessons. Interest in learning physics was the tendency and interest of students to learn the process and try to know and understand the material physics with experience of the environment both content and contextual. The subject of physics was more emphasis on the count, and then in each calculation equation was made in the form of symbols. Symbols that are often used in physics are the Greek alphabet. One of the most commonly used was the symbol "π." It was a Greek alphabet pronounced with pi. It was commonly used on specific subjects. The value "π" was 3.14 or 22/7 otherwise the value "π" was 180°. The use of "π" symbol in the level of education unit of High School as much as ten material of physics.
Kontribusi Virtual Lab Phet Simulation untuk Membantu Praktikum Fisika Dasar Inayatun Diraya; Agus Budiyono; Milisa Triastutik
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2021.11.1.7367

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon mahasiswa terhadap kontribusi Virtual lab PhET pada materi hukum hooke. Penelitian ini menggunakan metode Pra exsperimental dengan desain One shot case study. Penelitian dilakukan terhadap 29 mahasiswa pendidikan fisika dan pendidikan biologi Universitas Islam Madura yang sedang mengampu mata kuliah fisika dasar. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan angket respon dengan teknik analisis data menggunakan analisis dekripstif kuantitatif dengan bantuan pengumpulan data memakai skala likert. Hasil analisis data diperoleh dengn rata-rata 75% dapat dikategorikan kuat. Virtual lab PhET mampu menampilkan permainan edukatif membuat mahasiswa antusias belajar yang terdapat tools yang dapat mendukung media interaktif
PENGARUH LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN PERMAINAN MONOPOLI FISIKA BERPOIN (MOKAIN) TERHADAP PENGUASAAN KONSEP PESERTA DIDIK SMA Agus Budiyono; Moh. Afiful Hair; Arin Wildani; Firdausiyah Firdausiyah
Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains & Matematika Vol 8, No 2 (2020): VOLUME 8 NOMOR 2 DESEMBER 2020
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/eds.v8i2.1481

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dampak penggunaan permainan monopoli fisika berpoin pada model Learning Cycle 5E. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen menggunakan desain kelas ekperimen dan kelas kontrol dengan pemberian tes awal dan tes akhir. Sampel diambil sebanyak dua kelas melalui metode purposive sampling sebanyak 35 peserta didik pada kelas kontrol dan 35 peserta didik pada kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan intrumen tes penguasaan konsep dan dampaknya dianalisis menggunakan effect size. Hasil penelitian menunjukkan penguasaan konsep peserta didik pada kelas eksperiman berada pada kategori sedang, yaitu sebesar 0,4 yang artinya 18% penguasaan konsep peserta didik dipengaruhi oleh model Learning Cycle 5E berbantuan permainan monopoli fisika berpoin, sedangkan penguasaan konsep peserta didik pada kelas kontrol berada pada kategori rendah, yaitu sebesar 0,1 yang berarti model Learning Cycle 5E tanpa berbantuan permainan monopoli fisika berpoin hanya berpengaruh sebesar 1%. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa permainan monopoli fisika berpoin pada model pembelajaran Learning Cycle 5E berpengaruh positif terhadapa penguasaan konsep fisika peserta didik.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PBL TERINTEGRASI STEAM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DITINJAU DARI PEMAHAMAN KONSEP SISWA Agus Budiyono; Hotimatul Husna; Arin Wildani
EDUSAINS Vol 12, No 2 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i2.13248

Abstract

THE EFFECT OF IMPLEMENTATION OF STEAM INTEGRATED PBL MODEL ON CREATIVE THINKING ABILITY JUDGED BY STUDENTS' UNDERSTANDING OF CONCEPTSAbstractThe ability to think creatively is a skill that can support students in 21st-century learning. This study aims to describe the effect of the application of the integrated PBL model and STEAM on the ability to think creatively in terms of students' conceptual understanding. The study used a pre-experimental method using one group pretest-posttest design, that is, only one experimental group without using a control group. The population was all class XI of SMAN 1 Pademawu with samples taken using cluster random sampling, namely only one class. Data were analyzed using two-way ANOVA. The result shows that there is a significant effect of the integrated PBL model and STEAM on high school students' creative thinking (Fhit = 177.189 α = 0.000 <α = 5%). Students 'high understanding of concepts has an impact on students' higher creative thinking abilities when compared to students who have low concept understanding (Fhit = 202,804 α = 0,000 <α = 5%). The interaction between the STEAM integrated PBL model and students 'understanding of the initial concept had a significant effect on students' creative thinking abilities, namely (Fhit = 5.406 α = 0,000 <α = 5%). AbstrakKemampuan berpikir kreatif menjadi kemampuan yang dapat menunjang siswa dalam pembelajaran abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penerapan model PBL terintegrasi pendekatan STEAM terhadap kemampuan berpikir kreatif ditinjau dari pemahaman konsep siswa. Penelitian ini menggunakan metode pre-experiment dengan menggunakan desain one group pretest-posttest design yaitu hanya satu kelompok eksperimen dengan tanpa menggunakan kelompok kontrol. Populasinya adalah seluruh kelas XI SMAN 1 Pademawu dengan sampel diambil menggunakan cluster random sampling yakni hanya satu kelas saja. Data dianalisis menggunakan ANAVA Dua Jalur. Penelitian menunjukkan ada pengaruh yang siginifikan model PBL terintegrasi pendekatan STEAM terhadap berpikir kreatif siswa SMA (Fhit = 177.189  Pemahaman konsep siswa yang tinggi berdampak pada kemampuan berpikir kreatif siswa yang lebih tinggi pula jika dibandingkan dengan siswa yang memiliki pemahaman konsep rendah (Fhit = 202.804 . Interaksi antara model PBL terintegrasi STEAM dan pemahaman konsep awal siswa memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa yaitu sebesar (Fhit = 5.406 . 
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI GERAK LURUS MENGGUNAKAN FOUR TIER DIAGNOSTIC TEST Melisa Triastutik; Agus Budiyono; Inayatun Diraya
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 8, No 1 (2021): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jipf.v8i1.13533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa MA. Miftahul Ulum Bettet Pamekasan pada materi gerak lurus menggunakan four tier diagnostic test. Penelitian ini merupakan metode survey dengan model penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan terhadap 29 siswa kelas X MIPA C MA. Miftahul Ulum Bettet Pamekasan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah four tier diagnostic test sebanyak 10 soal pada materi gerak lurus. Hasil diagnosis dari penelitian yang telah dilakukan ,diperoleh hasil tes siswa yang memiliki miskonsepsi sebesar 28,96 %, siswa yang tidak memahami konsep sebesar 62,754 %, siswa yang memahami konsep sebesar 7,927% serta siswa yang mengalami error sebesar 0,344%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka disimpulkan bahwa miskonsepsi siswa MA. Miftahul Ulum Bettet Pamekasan pada materi gerak lurus termasuk ke dalam kategori miskonsepsi tingkat rendah.
Pengaruh Model PBL (Problem Based Learning) terhadap Pemahaman Konsep dan Kesadaran Diri Siswa pada Pencemaran Lingkungan El Indahnia Kamariyah; Agus Budiyono
Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT) Vol 6 No 2 (2020): Juli-Desember
Publisher : Department of Physics Education, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpft.v6i2.2105

Abstract

The aim of this research was to determine the effect of the PBL model on students’ conceptual understanding and self-awareness on environmental pollution. This research was an experimental research in the form of one group pretest posttest design. Through the PBL model, besides being able to increase students’ conceptual understanding, it can also increase self-awareness to protect the environment from pollution. Self-competence improvement in the form on cognitive, psychomotor and affective can be fulfilled. This research was conducted on MTS students in Pamekasan. The data analysis technique was carried out using the MANOVA test with the SPSS 16.0 program after homogeneity and normality tests were carried out. The result showed that the significance value was smaller than the specified alpha, 0.05. it shows that the PBL model has a positive and significant effect on students’ conceptual understanding and self-awareness.
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning (CTL) Berbantuan Media Ular Tangga Terhadap Penguasaan Konsep Fisika Siswa Arin Wildani; Agus Budiyono; Zaitun Zaitun
Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT) Vol 7 No 2 (2021): Juli-Desember
Publisher : Department of Physics Education, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpft.v7i2.2864

Abstract

This research was conducted with the aim of knowing the effect of applying the CTL learning model assisted by snakes and ladders media on students' conceptual mastery in pesantren-based schools. This research is a quasi-experimental research with research design using pretest-posttest control group design. The population in this study were all students of a pesantren-based school in Pamekasan. while the sample consists of two groups, namely the experimental class and the control class with the sampling technique using random sampling technique. The sample of the experimental class and control class consisted of 40 students. The experimental class was given the CTL model learning treatment with snakes and ladders media while the control class only applied the CTL model. The instrument used in this research is the student's concept mastery test instrument in the form of multiple-choice questions. Data was collected by means of tests and filling out questionnaires. Data analysis was carried out by using the Independent Sample T Test. The results showed that tcount > ttable with a significance of 0.000 or a significance of <0.05, which means that the snake-and-ladder-assisted model has a significant effect on students' conceptual mastery.
Pendampingan Pembuatan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) pada Kelompok Tani Palem Desa Sumedangan Kabupaten Pamekasan Madura Iswahyudi Iswahyudi; Shefa Dwijayanti Ramadani; Agus Budiyono
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 4, No 2 (2020): EDISI DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v4i2.1692

Abstract

ABSTRAKSetiap tanaman mempunyai hormon pertumbuhan alami dalam jumlah yang terbatas. Namun dimikian pada keadaan tertentu, tanaman tidak dapat memproduksi hormon secara maksimal, sehingga dibutuhkan zat pengatur tumbuh atau hormon tambahan. Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) telah menjadi komponen penting dalam bidang pertanian untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman. Namun, kelompok Tani “Palem” di Desa Sumedangan belum memiliki pemahaman dan kemampuan yang cukup dalam membuat zat pengatur tumbuh. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada kelompok Tani “Palem” dalam memproduksi dan mengaplikasikan ZPT pada tanaman. Metode pengabdian yang dilakukan diawali dengan sosialisasi melalui Focus Group Discussion (FGD), dilanjutkan dengan pemberian  pelatihan dan pendampingan aplikasi ZPT di lapang. Hasil diseminasi teknologi di lapang yang telah dilaksanakan menunjukkan respon positif ditunjukkan dengan sikap antusias kelompok Tani “Palem” dalam pembuatan ZPT berbahan rebung bambu dan air kelapa. Hasil evaluasi dan monitoring juga menunjukkan peningkatan empat parameter kemampuan peserta yaitu knowledge (79.07%), attitude (60%), skill (84.44%), dan hasil pretest/post test (83.33%) pada pengaplikasian ZPT pada tanaman.Kata kunci : padi, rebung, zat pengatur tumbuh.ABSTRACTEvery plant has a small amount of natural growth hormone. However, under certain conditions, plants cannot produce enough hormones, so growth regulators or additional hormones are needed. Plant Growth Regulators (PGRs) have become an essential component in agriculture to facilitate plant growth. Unfortunately, the "Palem" Farmer Group in Sumedangan Village does not have enough understanding and ability to make plant growth regulators. This community service aimed to provide training and assistance to the "Palem" Farmer Group to produce and apply PGRs on plants. The service methods used were initiated by socialization through Focus Group Discussion (FGD), followed by training assistance and PGRs application assistance in the field. The result of technology dissemination in the area showed a positive response indicated by the "Palem" Farmer group's enthusiastic response while making PGRs using bamboo shoots and coconut water. The evaluation and monitoring results also showed an increase in four parameters of the participants' abilities, including knowledge (70.07%), attitudes (60%), skills (84.44%), and the results of pretest/posttest (83.33%) on the application of ZPT on plants.