Proses pembelajaran dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa khususnya pada proses pembelajaran pada mata pelajaran sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari penggunaan model pembelajaran tersebut dengan kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas XI IPS di SMAN 7 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimental dengan menggunakan kelas eksperimen dan kontrol. Sampel penelitian ini adalah kelas XI 5 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI 6 sebagai kelas kontrol dengan materi pergerakan nasional Indonesia. Setelah dilakukan penelitian hingga kajian analisis hasil penelitian, didapatkan hasil terdapat pengaruh dari penggunaan model Problem Based Learning terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI di SMAN 7 Kota Serang dengan hasil perhitungan uji t dengan menggunakan Microsoft Excel dan diperoleh thitung sebesar 2,74 yang mana lebih besar daripada hasil ttabel yaitu 2,06 dengan signifikansi 5%. Penelitian ini berdampak pada proses pembelajaran yang melibatkan siswa pada pembelajaran sejarah secara langsung sehingga pembelajaran dapat lebih bermakna dan kontekstual
Copyrights © 2026