Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia karena berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Rendahnya pengetahuan kader kesehatan, ibu hamil, dan ibu balita mengenai pencegahan stunting dapat menghambat upaya penurunan angka stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta memberdayakan kader kesehatan, ibu hamil, dan ibu balita terkait pencegahan stunting di Pedurungan Kota Semarang. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab yang disertai evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2024 dengan melibatkan 41 peserta yang terdiri atas kader kesehatan, ibu hamil, dan ibu balita. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, ditandai dengan persentase jawaban benar yang meningkat dari 79,8% pada pre-test menjadi 90% pada post-test. Peserta juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai penyebab, dampak, dan langkah pencegahan stunting. Pemberdayaan masyarakat melalui edukasi dan keterlibatan kader terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan edukasi berkelanjutan dan peran aktif kader perlu terus didukung untuk mempertahankan keberhasilan program pencegahan stunting.
Copyrights © 2026