SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
Vol. 6 No. 3 (2026)

PENERAPAN MODEL INQUIRY LEARNING BERBASIS AUGMENTED REALITY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA DI SEKOLAH DASAR

Firnanda Pramestya (Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara)
Aan Widiyono (Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara)



Article Info

Publish Date
19 Jul 2026

Abstract

ABSTRACT Low student learning outcomes on the human digestive system indicate that learning activities have not yet fully engaged students actively or facilitated their understanding of abstract concepts. This condition highlights the need for learning approaches that integrate inquiry activities with the use of interactive visual technology. This study aimed to analyze the differences in students’ IPAS learning outcomes before and after the implementation of an Inquiry Learning model supported by Augmented Reality media on the human digestive system topic. The study employed a quantitative approach using a pre-experimental method with a One Group Pretest–Posttest Design involving 34 fifth-grade students at SD Negeri 1 Jambu. The study was conducted through a pretest, treatment using the Inquiry Learning  model supported by Augmented Reality media, and a posttest. Data were collected using a learning achievement test that had met validity and reliability criteria and were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro–Wilk test, and the Paired Sample t-Test with the assistance of Jamovi software. The results showed that the implementation of the model significantly improved students’ learning outcomes, with a very large effect size. These findings emphasize that the integration of Inquiry Learning and Augmented Reality can create more active, concrete, and meaningful learning experiences, thereby offering an innovative alternative for improving the quality of IPAS learning on topics characterized by abstract concepts in elementary schools. ABSTRAK Rendahnya hasil belajar siswa pada materi sistem pencernaan manusia menunjukkan bahwa pembelajaran masih belum sepenuhnya mampu melibatkan siswa secara aktif serta memfasilitasi pemahaman terhadap konsep-konsep yang bersifat abstrak. Kondisi tersebut mendorong perlunya penerapan pembelajaran yang mengintegrasikan aktivitas penyelidikan dengan pemanfaatan teknologi visual interaktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan hasil belajar IPAS siswa sebelum dan sesudah penerapan model Inquiry Learning berbasis media Augmented Reality pada materi sistem pencernaan manusia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental melalui desain One Group Pretest–Posttest Design yang melibatkan 34 siswa kelas V SD Negeri 1 Jambu. Penelitian dilaksanakan melalui tahapan pretest, pemberian perlakuan menggunakan model Inquiry Learning berbasis media Augmented Reality, dan posttest. Data dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif, uji Shapiro–Wilk, dan Paired Sample t-Test berbantuan perangkat lunak Jamovi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model tersebut meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan dengan ukuran efek yang tergolong sangat besar. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi Inquiry Learning dan Augmented Reality mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, konkret, dan bermakna, sehingga berpotensi menjadi alternatif inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS pada materi yang memiliki karakteristik abstrak di sekolah dasar.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

science

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ...