Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efek akut konsumsi Salome Banglor terhadap waktu reaksi dan fungsi neuromotor anak sekolah dasar. Penelitian menggunakan desain randomized 2×2 crossover dengan dua urutan perlakuan (AB dan BA) pada 15 siswa. Setiap peserta menerima Salome Banglor dan salome ayam yang dipisahkan washout selama 7 hari. Fungsi saraf diukur menggunakan Drop Ruler Test dan Finger Tapping Test. Perubahan nilai (Δ = post-test − pre-test) dianalisis menggunakan Paired Samples T-Test. Hasil menunjukkan tidak terdapat perbedaan perubahan Drop Ruler Test antara Salome Banglor dan salome ayam (Δ = −4,05 ± 1,74 cm vs −4,73 ± 1,89 cm; p = 0,359). Sebaliknya, peningkatan Finger Tapping Test lebih besar setelah konsumsi Salome Banglor (Δ = 6,77 ± 1,57 vs 2,23 ± 2,24 ketukan; p < 0,001). Disimpulkan bahwa Salome Banglor meningkatkan fungsi neuromotor, tetapi tidak memberikan perbedaan bermakna terhadap waktu reaksi.
Copyrights © 2026