Jurnal Kreativitas PKM
Vol 9, No 8 (2026): Volume 9 Nomor 8 (2026)

Peningkatan Kompetensi Penyuluh Kemenag melalui Pelatihan Tekhnik Pengukuran Arah Kiblat di Pulau Belitung

Reno Ismanto (IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung)
Ahmad Fadholi (IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung)
Priyanggo Karunia Rahman (IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung)
Muhammad Rizky (IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2026

Abstract

ABSTRAK Akurasi arah kiblat masjid masih menjadi problem di masyarakat Indonesia, termasuk di Pulau Belitung. Penelitian yang dilakukan oleh Reno Ismanto, dkk, di Pulau Belitung pada tahun 2023 menemukan dari 14 masjid yang menjadi sampel Penelitian, didapati 8 masjid memerlukan kalibarsi ulang karena arah kiblatnya belum akurat. Salahsatu faktor adalah penggunaan alat sederhana dalam melakukan pengukuran serta kurangnya SDM yang menguasai metode pengukuran arah kiblat. Dengan menggunakan metode PAR, pengabdian yang berjudul "Kaderisasi Ahli Falak dan Pendampingan Kalibrasi Arah Kiblat Masjid di Pulau Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung" ini bertujuan untuk melatih penyuluh, staf Kementerian Agama dan kelompok yang berkaitan dengan masjid, kemampuan ilmu falak dasar dan kemampuan mengukur arah kiblat masjid menggunakan alat Istiwaaini yang mengacu kepada cahaya matahari. Pengabdian dilaksanakan dengan dua metode, yaitu metode klasikal dan non klasikal. Pelaksanaan pengabdian tergolong efektif. Hal ini ditunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan melakukan pengukuran arah kiblat dengan metode istiwaaini oleh subjek pengabdian, sebagaimana diukur dari nilai pretest dan postest yaitu dengan perbandingan 84,80 49,77. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Pengukuran Arah Kiblat, Pulau Belitung.  ABSTRACT The accuracy of the direction of the Qibla of mosques is still a problem in Indonesian society, including on Belitung Island. For example, research conducted by Reno Ismanto, et al., on Belitung Island in 2023 found that out of 14 mosques that were sampled in the study, 8 mosques needed to be calibrated because the direction of the Qibla was not accurate. One of the factors is the use of simple tools and the lack of human resources who master the method of measuring the direction of the Qibla. By using the PAR method, the community service entitled "Cadreship of Astronomy Experts and Assistance in Calibration of the Direction of the Qibla of Mosques on Belitung Island, Bangka Belitung Islands Province" aims to train instructors, staff of the Ministry of Religion and groups related to mosques, basic astronomy skills and the ability to measure the direction of the Qibla of mosques using the Istiwaaini tool which refers to sunlight. The community service was carried out using two methods, namely the classical and non-classical methods. The implementation of the community service was relatively effective. This shows that there is an increase in knowledge and ability to measure the direction of the Qibla using the istiwaaini method by the devotion of the subjects, as measured by the pretest and posttest values, namely with a ratio of 84.80 49.77. Keywords: Community Empowerment, Qibla Direction Measurement, Belitung Island.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kreativitas

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada ...