Pemasaran produk adalah darah bagi perekonomian keluarga dan masyarakat desa setempat. Di masyarakat yang kita jumpai pada lokasi pengabdian masyarakat kali ini adalah sebagian petani, dan beberapa pedagang kecil, pegawai kantor desa, dan beberapa persen yang bekerja ke kota sebagai pegawai swasta dan mahasiswa. Desa yang subur memiliki hamparan sawa dan juga kebun sawit yang terawat dengan baik, serta dengan adanya beberapa warga yang berwirausaha. Untuk tema pemasaran hybrid kami fokuskan pada masyarakat yang berwirausaha. Dimana selama ini mereka banyak berdagang secara langsung tanpa menggunakan media digital. Dimana Hybrid Marketing merupakan penerapan ilmu pemasaran plus penerapan penjualan melalui perangkat atau media digital dengan memanfaatkan seperti ponsel/smartphone/gadget yang dimiliki oleh masyarakat pedagang/wirausaha untuk memaksimalkan penjualan barang/produk yang mereka tawarkan kepada calon pembeli. Metode yang diterapkan pada Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah dengan wawancara, dialog dan pemaparan materi oleh kita sebagai pelaksana kegiatan Permasalahan yang ada di masyrakat pedagang di desa Melati 2 adalah bisnis mereka yang diibaratkan hidup segan mati tak mau. Maka daripada itu kami menjelaskan bagaimana dengan penerapan Hybrid Marketing ini dapat memacu penjualan yang akan meningkatkan taraf hidupnya. Semoga setelah pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dapat memberikan manfaat berupa kesejahteraan yang meningkat di Desa Melati 2 Kabupaten Serdang Bedagai. Product marketing is the lifeblood of the local family and village economy. The community we encountered at this community service location included farmers, small traders, village office employees, and a small percentage who work in the city as private sector employees and students. The fertile village boasts expanses of well-maintained rice fields and palm oil plantations, and several residents are entrepreneurs. For the hybrid marketing theme, we focused on the entrepreneurial community. Most of them trade directly without using digital media. Hybrid marketing is the application of marketing knowledge plus sales through digital devices or media, utilizing mobile phones, smartphones, or gadgets owned by traders/entrepreneurs to maximize sales of the goods/products they offer to potential buyers. The methods used in this community service included interviews, dialogue, and presentations by us as the activity implementers. The problem faced by traders in Melati 2 village is that their businesses are living hand-to-mouth. Therefore, we explain how implementing hybrid marketing can boost sales and improve their standard of living. Hopefully, after the implementation of this Community Service, it can provide benefits in the form of increased welfare in Melati 2 Village, Serdang Bedagai Regency.
Copyrights © 2026