Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM)
Vol. 4 No. 1 (2026): Februari

Analisis Perbandingan Supervisi Sebelum dan Sesudah Penyuluhan tentang Penyakit Hipertensi pada Lansia

Wilya Safitri (Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia)
Chetryn Simatupang (Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia)
Muhammad Sukri Hasibuan (Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia)
Fatimatuzzahra Fatimatuzzahra (Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia)
Ghinna Utari (Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia)
Ainun Wulandari (Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia)
Lili Musnelina (Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia)
Siswati Siswati (Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia)
Jenny Pontoan (Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia)
Vilya Syafriana (Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia)
Teodhora Teodhora (Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia)
Teti Indrawati (Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia)
Vina Novia (Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia)
Lidia Anggita Ramadhani (Institut Sains dan Teknologi Nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2026

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak dialami oleh lanjut usia (lansia) dan sering disebut sebagai silent killer karena dapat terjadi tanpa gejala namun berisiko menimbulkan komplikasi serius. Kurangnya pengetahuan lansia mengenai hipertensi dan faktor risikonya menjadi salah satu penyebab rendahnya upaya pencegahan dan pengendalian penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan lansia terhadap penyakit hipertensi sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan pada 21 Desember 2025 di Ciputat, Tangerang Selatan, dengan jumlah responden sebanyak 15 lansia. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan desain pre-test dan post-test menggunakan kuesioner dengan pemaparan materi penyakit hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada aspek yang dinilai seperti pengaruh konsumsi makanan tinggi garam dan lemak meningkat dari 40% menjadi 100%, pemahaman pentingnya aktivitas fisik dari 47% menjadi 100%, pengetahuan pengaruh kurang istirahat dan stres dari 53% menjadi 100%, pengetahuan manfaat konsumsi buah dan sayur dari 33% menjadi 100%, serta pemahaman hipertensi sebagai faktor risiko penyakit kronis dari 13% menjadi 100%. Selain itu, kepatuhan minum obat antihipertensi juga meningkat dari 27% menjadi 100%. Berdasarkan hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa edukasi secara langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan akan literasi kesehatan dan kesadaran lansia dalam pengelolaan penyakit hipertensi yang diharapkan mampu menurunkan resiko komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup lansia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jksm

Publisher

Subject

Education Other

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan kepengawasan supervisi dan ...