cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalcendekia123@gmail.com
Phone
+6281917456446
Journal Mail Official
jksmcendekia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Simpang 4 By Pass BIL Tandek, Labulia, Kec. Jonggat, Kab. Lombok Tengah, Prov. NTB
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM)
ISSN : 29876648     EISSN : 29876656     DOI : https://doi.org/10.61116/jksm.v1i4.243
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan kepengawasan supervisi dan manajerial.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 58 Documents
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENGEFEKTIFKAN PEMBELAJARAN MELALUI PROGRAM PEMBINAAN PROFESSIONAL GURU DAN SUPERVISI KELAS RISMAWATI, RISMAWATI
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 1 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v1i1.40

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah: untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengefektifkan pembelajaranmelalui program pembinaan professional guru dan supervisi kelas di SD Negeri 1 Sabahlioh. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 1 Sabahlioh, Tahun Pelajaran 2022/2023 dengan jumlah guru sebagai subjek 12 orang guru kelas. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan selama tiga siklus. Penerapan kombinasi pendekatan profesi dan pendekatan penulis pada supervisi pengajaran dengan menggunakan teknik pertemuan formal dan teknik menggunakan pendapat siswa dapat meningkatkan secara optimal komitmen guru-guru SD Negeri 1 Sabahlioh dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Melalui analisis deskriptif didapat hasil sebanyak 91,67% guru mengalami peningkatan komitmen (dari nilai C ke nilai B atau dari nilai B ke nilai A).
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI KELAS DI SD NEGERI 03 CAMPANG TIGA ILIR SALWA, SALWA
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 1 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v1i1.41

Abstract

PTS ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam pelaksanaan pembelajaran sedangkan manfaatnya untuk mendapatkan teori-teori baru untuk menjadi refleksi penelitian selanjutnya. Sebagai subjek dalam PTS ini adalah Guru-guru SD Negeri 03 Campang Tiga Ilir. Sumber data yang diperoleh dalam PTS ini hasil supervise dari Guru-guru SD Negeri 03 Campang Tiga Ilir, hasil observasi dan dokumentasi guru-guru. Pengumpulan data diperoleh dengan melaksanakan supervise pada akhir kegiatan supervise dan pelaksanaan observasi terhadap kegiatan guru dan dalam pembelajaran. Sebagai alat pengumpulan data digunakan instrument supervise, lembar observasi dan dokumentasi nilai guru. Data difentalasi dan divalidasikan dari nilai guru-guru secara kontilatif hasil dari penilaian tersebut hasil supervise dan observasi mereka kumpulkan dalam daftar nilai. Hasil kerja guru pada masing- masing tatap muka pembelajaran. Data yang telah diverlidasi dianalisis dengan mencari keberhasilan dan kegiatan pembelajaran dengan mencari NTT-NTR dari pada pembelajaran guru. PTS ini direncanakan dalam dua siklus setiap siklus dilaksanakan dalam 4 tahap, Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, Refleksi. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini kemampuan guru dalam pembelajaran setiap kegiatan observasi dan supervisi meningkat 66 persen. Guru pada kegiatan supervise tahap I 44% kemampuan dalam persiapan, dan pelaksanaan pembelajaran. Dengan demikian rata – rata guru mencapai kemampuan pembelajaran, siklus I(satu). Sedangkan siswa pada siklus II kemampuan guru mencapai 66 % Dengan demikian dalam siklus II rata- rata 60 menjadi 66 %. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kemampuan guru dalam pembelajaran di kelas dapat dilakukan dengan penerapan supervisi kelas.
PENINGKATAN DISIPLIN GURU DALAM KEHADIRAN MENGAJAR DI KELAS MELALUI PENERAPAN REWARD AND PUNISHMENT DI SEKOLAH DASAR SITTI, SITTI
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 1 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v1i1.42

Abstract

Peningkatan mutu pembelajaran disekolah sangat tergantung dari beberapa faktor. Faktor yang sangat penting antara lain adalah penerapan budaya sekolah kearah peningkatan mutu. Budaya sekolah merupakan hal yang positif yang harus dipertahankan dan dilaksanakan oleh semua warga sekolah tanpa merasa terpaksa. Budaya sekolah yang harus dipertahankan salah satunya adalah masalah kedisiplinan, termasuk disiplin para guru dalam kehadiran dikelas pada proses belajar mengajar. Untuk meningkatkan disiplin para guru dapat diupayakan melalui bermacam-macam cara. Dalam Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini, dicobakan tindakan berupa penerapan Reward and Punishment untuk para guru di SD Negeri 01 Campang Tiga Ilir, Kabupaten Oku Timur. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, karena dari hasil penelitian dan analisa data, ternyata pada siklus kedua, kedisiplinan guru dalam kehadiran dikelas pada proses belajar mengajar meningkat dan memenuhi indikator yang telah ditetapkan sebesar 75%. Data yang diperoleh menunjukan bahwa setelah diadakan penerapan tindakan berupa Reward dan Punishment, guru yang terlambat lebih dari 15 menit adalah 0, dan guru yang terlambat kurang dari 10 menit sebanyak 1 orang guru. Penerapan Reward dan Punishment dapat meningkat disiplin guru hadir didalam kelas pada kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 01 Campang Tiga Ilir. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran dikelas pada kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan dengan penerapan Reward and Punishment kepada guru
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENYUSUN KELENGKAPAN MENGAJAR MELALUI IN-HOUSE TRAINING I NYOMAN SUKARYA
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 1 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v1i1.43

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan Guru pada SD Negeri 2 Surabaya dalam menyusun kelengkapan mengajar dan menentukan langkah yang tepat untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun kelengkapan mengajar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah, yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklusnya melalui 4 tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian tindakan ini adalah guru-guru di SD Negeri 2 Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pada siklus 1 diperoleh 58,12% Guru berhasil menyelesaikan penyusunan kelengkapan mengajar dan pada Siklus 2 terdapat 81,25% Guru berhasil menyelesaikan penyusunan kelengkapan mengajar. Jadi ada peningkatan kemampuan Guru dalam menyusun kelengkapan mengajar setelah dilakukan In-House Training tahap 2 yaitu sebesar 23,13% dan masing-masing Guru menunjukkan peningkatan yang signifikan. In-House Training adalah salah satu pola yang sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan Guru dalam menyusun kelengkapan mengajar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan melalui In-House Training dapat memotivasi guru dan memiliki keinginan yang kuat untuk menyusun dan membuat kelengkapan mengajar yang akan digunakan dalam kelengkapan mengajar sebagai penunjang proses pembelajaran.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN SILABUS DAN RPP MELALUI BIMBINGAN BERKELANJUTAN SUBEKTI, SUBEKTI
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 1 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v1i1.44

Abstract

Subjek penelitian sebanyak 15 orang guru dan dilaksanakan melalui tahap perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Mula-mula peneliti menyampaikan panduan bagaimana cara menyusun Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajran (RPP) kepada guru-guru, kemudian meningkatkan keterampilan guru-guru dalam menyusun Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajran (RPP) berbasis K13 melalui bimbingan berkelanjutan, pada siklus I rata-rata hasil aktivitas dan kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP adalah 72 dan pada siklus II rata-rata hasil aktivitas dan kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP mengalami peningkatan yakni sebesar 81. Ketuntasan kompetensi meningkat dari sklus I dan II yaitu masing-masing 60,00 dan 86,67. Kesimpulan penelitian telah berhasil dimana apabila silabus dan RPP yang disusun oleh guru kelas dan guru mata pelajaran minimal mencapai nilai kualitatif B (Baik).
UPAYA PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI PEMINATAN MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE MAKE A MACTH DI SMAN 9 KOTA JAMBI SUKARIYATI, SUKARIYATI
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 1 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v1i2.101

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat belajar dan hasil belajarsiswa SMA Negeri9 Kota Jambi semester genap tahun pelajaran 2022/2023 pada materi kebijakan pemerintah dalambidang ekonomi dalam belajar di kelas dengan menggunakan model pembelajaran Make a Match.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelasXII-1 IPS SMA Negeri 9 Kota Jambi semester genap tahun pelajaran 2022/2023. Prosedurpenelitian ini merupakan siklus kegiatan yang terdiri dari dua siklus, setiap siklus meliputiperencanaan, pelaksanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Instrumen pengumpulan data dalampenelitian ini adalah lembar pengamatan minat siswa dan soal evaluasi test. Prosentase minat siswasiklus I dengan model pembelajaran Make a Match sebesar 75% dan meningkat menjadi 92,5%pada siklus II. Nilai rata-rata evaluasi siswa mengalami peningkatan dari 78,3 pada siklus Imeningkat menjadi 83,1 pada siklus II. Ketuntasan klasikal siswa pada siklus I sebesar 71,88%meningkat menjadi 90,63% pada siklus II. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwapembelajaran pada kelas dengan penerapan model pembelajaran Make a Match mampumeningkatkan minat belajar dan hasil belajar siswa
UPAYA PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TASK BASED LEARNING (RESITASI) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SEJARAH SISWA SMAN 4 TEBO TAHUN PELAJARAN 2022/2023 ERNAWATI, ERNAWATI
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 1 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v1i2.103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan método pembelajaran Task Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar sejarah pada siswa SMA Negeri 4 Tebo semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023. Hasil prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah di SMA Negeri 4 Tebo semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023 masih rendah. Oleh karena itu, harus ada inovasi dan peningkatan pembelajaran melalui penerapan metode penugasan. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh bahwa melalui model pembelajaran dengan metode task based learning, kemampuan siswa dalam menyajikan materi di depan kelas dan belajar mandiri di rumah meningkat. Siswa menjadi lebih percaya diri pada pendapat menyatakan dan menerapkan ilmu sejarah dalam kehidupan publik. Variasi penerapan model ini dapat menghindari kebosanan siswa dalam mengikuti sejarah pembelajaran sehingga prestasi siswa meningkat. Setelah mempelajari metode task based learning prestasi belajar siswa meningkat 20,43% atau 70,43% atau 26 siswa. Ternyata tidak seperti yang diharapkan. Begitu juga siklus kedua. Dan hasilnya meningkat sebesar 21,57% dari siklus pertama 92% atau sekitar 34 siswa. Berdasarkan penelitian bahwa prestasi belajar siswa yang diperoleh IPS Sejarah kelas XI IPS 1 SMA Negeri 4 Tebo semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023 nilai rata-rata meningkat pada siklus pertama adalah 68 untuk sekitar 80 pada siklus kedua.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBER HEAD TOGETHER DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SMAN 4 TEBO TAHUN PELAJARAN 2022/2023 RUMIATININGSIH, RUMIATININGSIH
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 1 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v1i2.104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran Number head together (NHT) dalam meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran bahasa inggris di SMA Negeri 4 Tebo provinsi Jambi semester genap tahun pelajaran 2022/2023. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA-1 SMA Negeri 4 tebo yang berjumlah 30 orang siswa dengan subjek wawancara 6 orang siswa yang terdiri dari 2 orang dengan kemampuan akademik tinggi, 2 sedang dan 2 orang dengan tingkat kemampuan akademik rendah. Data yang akan dikumpulkan bersumber dari tes, observasi, wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian diolah secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model pembelajaran Number Head Together dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPA-1 SMA Negeri 4 tebo pada materi membaca teks bahasa Inggris, dimana pada pelaksanaan tes awal diperoleh persentase ketuntasan belajar sebanyak 13,89% meningkat menjadi 58,33% pada pelaksanaan siklus I, kemudian meningkat lagi menjadi 94,44% pada pelaksanaan siklus II. Hasil observasi yang dilakukan oleh 2 orang teman sejawat menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan pembelajaran dapat meningkatkan aktivitas belajar mengajar, dimana pada pelaksanaan siklus I diperoleh persentase rata-rata hasil observasi adalah 74,61% dan pada siklus II diperoleh persentase rata-rata hasil observasi adalah 88,46%. Disamping itu dari hasil wawancara yang peneliti lakukan menunjukkan bahwa respon siswa kelas XI IPA-1 SMA Negeri 4 tebo terhadap pembelajaran dengan model pembelajaran Number Head Together sangat positif
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) DAN THINK PAIR AND SHARE (TPS) PADA PELAJARAN EKONOMI DI SMAN 10 TEBO ERI SAWATI, ERI SAWATI
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 1 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v1i2.105

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe number head together; (2) untuk mengetahui hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe think pair and share; (3) untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model kooperatif tipe number head together dengan tipe think pair and share pada mata pelajaran Ekonomi kelas XII IPA-1 SMA Negeri 10 Tebo Kabupaten Tebo Provinsi Jambi Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA-1 SMA Negeri 10 Tebo yang berjumlah 32 siswa. Model pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu analisis dokumen, tes, dan observasi. Prosedur penelitian tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu (a) perencanaan tindakan, (b) pelaksanaan tindakan, (c) pengamatan tindakan, dan (d) refleksi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulikan bahwa model kooperatif tipe number head together dengan tipe think pair and share dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dari rerata nilai pra siklus nilai siswa adalah 34,375, pada tindakan siklus I setelah penggunaan pembelajaran tipe think pair and share terjadi peningkatan rata-rata nilai siswa menjadi75,40 dan pada tindakan siklus II menjadi 89,75 setelah menggunakan model tipe number head together. Selain itu ada peningkatan ketuntasan belajar siswa pada tindakan pra siklus sebesar 0%. Pada tindakan siklus I terjadi peningkatan menjadi 46,87% dan pada tindakan siklus II menjadi 96,87%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model tipe number head togetherdapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi lebih baik dibandingkan dengan model tipe think pair and share
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING MATEMATIKA SISWA MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) DI SMAN 3 TEBO TAHUN PELAJARAN 2022/2023 SALOMA SUSANTI, SALOMA SUSANTI
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 1 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v1i2.108

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalahatau problem solving matematis serta kinerja siswa melalui pembelajaran matematika realistic (PMR) di SMA Negeri 3 Tebo provinsi Jambi semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018. Subyek populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 3 Tebo provinsi Jambi semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018. Pendekatan yang digunakan dengan PMR. Instrumen yang digunakan terdiri dari: tes kemampuan problem solving matematis dan aktivitas siswa selama pembelajaran. Secara keseluruhan siswa yang pembelajaran problem solving matematis dengan metode PMR lebih baik dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, yaitu terlihat dengan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II. Kesulitan siswa terutama pada permasalahan dengan aspek argumentasi dan keakuratan. Selain itu kelebihan dari metode ini siswa lebih terlihat menyukai yaitu terlihat dengan antusiasnya mengerjakan tugas-tugas dari guru serta memberi alasan secara geometri, kreativitas, dan generalisasi yang sebagian besar perwujudannya dilakukan oleh siswa sendiri. Berdasarkan respon dan hasil akhir LKS menunjukkan aktivitas, dan kinerja yang lebih meningkat untuk setiap siklusnya.