Kemandirian pangan di tingkat rumah tangga merupakan fondasi ketahanan ekonomi masyarakat pedesaan. Sebagai akademisi di bidang Agribisnis, program pengabdian ini bertujuan untuk mentransfer pengetahuan mengenai manajemen pemanfaatan lahan sempit melalui budidaya cabai dalam polybag. Mitra strategis dalam kegiatan ini adalah Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH)Panceng dan siswa SDN 322 Gresik sebagai agen perubahan usia dini. Metode yang digunakan adalah Participatory Technology Development (PTD) yang meliputi penyuluhan aspek agribisnis rumah tangga dan praktik teknis budidaya. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman siswa sebesar 66% terhadap teknik budidaya dan pentingnya nilai ekonomis pekarangan. Sinergi antara akademisi, instansi kehutanan (KPH), dan institusi pendidikan terbukti mampu menciptakan model edukasi pertanian yang aplikatif untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.
Copyrights © 2026