Pendidikan merupakan proses penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang terus mengalami transformasi seiring perkembangan teknologi. Akses terhadap sumber belajar yang lebih luas telah mengubah cara siswa dan pendidik berinteraksi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V SD Negeri 37 Majang Kabupaten Bone. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Game Based Learning serta mengetahui perbedaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-eksperimen dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 18 siswa dengan teknik sampling jenuh. Data diperoleh melalui tes esai yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Game Based Learning. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan uji Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan: a) skor rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa meningkat dari 35,78 (kategori rendah) menjadi 65,78 (kategori tinggi); dan b) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan nilai signifikansi 0,001<0,05. Dengan demikian, terdapat pengaruh model pembelajaran Game Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
Copyrights © 2026