Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol. 11 No. 2 (2026): June

Pemberdayaan Masyarakat Desa Bengkaung melalui Pelatihan Pembuatan Black Soap Berbasis Minyak Jelantah dan Karbon Aktif

Hulyadi, Hulyadi (Unknown)
Sukarma, I Ketut (Unknown)
Samsuri, Taufik (Unknown)
Asy'ari, Muhammad (Unknown)
Azmi, Irham (Unknown)
Hunaepi, Hunaepi (Unknown)
Mirawati, Baiq (Unknown)
Fitriani, Herdiyana (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Jun 2026

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan ibu-ibu PKK Desa Bengkaung, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, melalui pelatihan pembuatan black soap berbasis minyak jelantah dan karbon aktif dari limbah ayakan arang kelapa. Permasalahan utama mitra adalah belum optimalnya pemanfaatan limbah ayakan arang kelapa yang diperkirakan mencapai 200 kg per hari dan limbah minyak jelantah dari kawasan kuliner dan pariwisata sekitar desa yang diperkirakan mencapai 50 liter per hari. Kegiatan dilaksanakan pada 18–19 April 2025 di Balai Desa Bengkaung dengan melibatkan 32 anggota PKK sebagai peserta. Metode kegiatan dirancang secara partisipatif melalui FGD, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi sederhana, pendampingan, dan evaluasi. Teknologi yang ditransfer meliputi aktivasi arang halus menggunakan larutan KOH 15%, pemurnian minyak jelantah melalui adsorpsi karbon aktif, serta pembuatan sabun padat melalui reaksi saponifikasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dari 41,6 (pretest) menjadi 79,3 (posttest) atau meningkat 90,6%. Sebanyak 27 dari 32 peserta (84,4%) berhasil membuat sabun secara mandiri, menghasilkan 64 batang prototipe black soap. Uji mutu menunjukkan pH rata-rata 9,3 (rentang 8,9–9,7) dan kadar air 14,2%, keduanya memenuhi standar SNI 06-3532. Program ini berkontribusi pada peningkatan literasi lingkungan, keterampilan produktif perempuan, peluang usaha rumah tangga, dan pengurangan pencemaran limbah, serta relevan dengan SDGs tujuan 3, 5, 8, 12, dan 13. Community Empowerment in Bengkaung Village through Black Soap Production Training Based on Waste Cooking Oil and Activated Carbon Abstract This community service program aims to empower women of the Family Welfare Movement (PKK) in Bengkaung Village, Batulayar District, West Lombok Regency, through training in black soap production using waste cooking oil and activated carbon derived from coconut charcoal sieve residues. The main partner problems are the underutilization of coconut charcoal residues estimated at 200 kg per day and waste cooking oil from culinary and tourism activities around the village estimated at 50 liters per day. The program was implemented on April 18–19, 2025, at the Bengkaung Village Hall, involving 32 PKK members as participants. Activities were designed using a participatory approach through focus group discussions, socialization, training, simple technology application, mentoring, and evaluation. The transferred technology includes chemical activation of fine charcoal using 15% KOH solution, purification of waste cooking oil through activated carbon adsorption, and solid soap production through saponification. Evaluation results showed an increase in average knowledge scores from 41.6 (pretest) to 79.3 (posttest), representing a 90.6% improvement. A total of 27 of 32 participants (84.4%) successfully produced soap independently, yielding 64 black soap prototypes. Quality tests showed an average pH of 9.3 (range 8.9–9.7) and moisture content of 14.2%, both meeting SNI 06-3532 standards. The program contributes to improved environmental literacy, women’s productive skills, household business opportunities, and waste pollution reduction, in alignment with SDGs Goals 3, 5, 8, 12, and 13.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

linov

Publisher

Subject

Humanities Education Environmental Science Social Sciences

Description

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat | Lumbung Inovasi: Journal of Community Service (ISSN: 2541-626X) is an open access scientific journal that publish community service and empowerment articles. This journal published twice a year (bianually) in May and ...