Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih dominanya pembelajaran konvensional di sekolah dasar yang menyebabkan rendahnya keterlibatan aktif siswa serta belum optimalnya perekembangan kompetensi interpersonal dan kognitif. Sehingga diperlukan inovasi melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang dipadukan denagn media replika berbasis Augumented Reality (AR) pada materi bangun ruang kubus dan balok kelas VI SD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model PBL disertai media replika berbasis AR terhadap kompetensi interpersonal dan kompetensi kognitif siswa kelas VI SD Gugus 03 Terara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe pretest-posttest control grup design, melibatkan 66 siswa yang terdiri dari 34 siswa kelas eksperimen dan 32 siswa kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test kompetensi kognitif, angket kompetensi interpersonal, lembar observasi dan wawancara dengan instrument yang telah divalidasi melalui expert judgment. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan independent samples t-Test pada taraf signifikasni 0,05. Hasil penelitina menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen, serta uji t memperoleh nilai hitung = 1,4914 dan sig. (2-tailed) = 0,140 > 0,05, sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada kompetensi kognitif, meskipun secara deskriptif rata-rata post-test kelas eksperimen (67,91) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (64,03). Dengan demikian penerapan model PBL disertai media replika berbasis AR belum menunjukkan pengaruh signifikan secra statistik, namun memberikan kecenderungan peningkatan hasil belajar dan potensi dalam meningkatkan keterlibatan serta kemampuan berpikir kritis siswa.
Copyrights © 2026