Kesehatan reproduksi merupakan kondisi kesejahteraan fisik, mental, dan sosial yang berkaitan dengan sistem, fungsi, dan proses reproduksi. Dalam perspektif Islam, kesehatan reproduksi tidak hanya dipahami dari aspek biologis, tetapi juga mencakup dimensi moral dan spiritual yang berlandaskan Al-Qur’an dan hadis. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep kesehatan reproduksi dalam Islam, menganalisis peran nilai-nilai Islam dalam menjaga kesehatan reproduksi, serta mengkaji solusi Islam terhadap berbagai permasalahan kesehatan reproduksi di masyarakat. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui kajian berbagai sumber seperti Al-Qur’an, hadis, buku, jurnal ilmiah, dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam memandang kesehatan reproduksi sebagai bagian dari maqashid syariah, khususnya dalam menjaga keturunan (hifz al-nasl). Prinsip menjaga kebersihan, kehormatan diri, pengaturan pergaulan, serta pernikahan yang sah menjadi bentuk upaya preventif dalam menjaga kesehatan reproduksi. Selain itu, permasalahan seperti pernikahan usia dini, penyakit menular seksual, kehamilan tidak diinginkan, dan kurangnya edukasi reproduksi dapat diatasi melalui pendidikan agama, edukasi kesehatan reproduksi berbasis nilai Islam, serta kolaborasi antara keluarga, tenaga kesehatan, dan tokoh agama. Dengan demikian, nilai-nilai Islam memiliki relevansi yang kuat dalam menjawab tantangan kesehatan reproduksi di era modern.
Copyrights © 2026