Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

OPTIMALISASI LITERASI KESEHATAN DIGITAL REMAJA MELALUI PELATIHAN VERIFIKASI INFORMASI KESEHATAN

Diah Wijayanti Sutha (STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo)
Alfina Aisatus Saadah (STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo)
Lilis Masyfufah (STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo)
Eka Wilda Faida (STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo)
Titin Wahyuni (STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo)
Serlly Frida Drastyana (STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo)



Article Info

Publish Date
29 May 2026

Abstract

Perkembangan media digital meningkatkan akses remaja terhadap informasi kesehatan, namun juga memperbesar risiko paparan hoaks kesehatan melalui media sosial. Rendahnya literasi kesehatan digital menyebabkan remaja rentan mempercayai dan menyebarkan informasi kesehatan yang tidak valid. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan remaja dalam memverifikasi informasi kesehatan digital melalui pelatihan berbasis praktik. Kegiatan dilaksanakan pada siswa kelas XI dan XII di salah satu SMA Kota Malang dengan melibatkan 29 peserta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif melalui edukasi interaktif, simulasi kasus hoaks kesehatan, praktik verifikasi informasi menggunakan sumber resmi, diskusi kelompok, dan mini-proyek pembuatan media edukasi digital. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, dan kuesioner kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata nilai peserta dari 56,3 menjadi 90,1 setelah intervensi, dengan seluruh peserta (100%) mencapai nilai di atas standar ketuntasan. Peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengidentifikasi sumber informasi terpercaya dan melakukan verifikasi informasi kesehatan digital. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik verifikasi informasi efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan digital remaja serta berpotensi menjadi model edukasi preventif terhadap penyebaran hoaks kesehatan di lingkungan sekolah.   Abstract  The development of digital media has increased access to health information among adolescents, but on the other hand, it has also increased the risk of spreading health hoaxes through social media. Low digital health literacy skills make adolescents vulnerable to receiving and spreading invalid health information. This community service activity aims to improve adolescents' ability to filter and verify health information through digital health literacy training. The activity was held at School in Malang involving 29 students in grades 11 and 12. The implementation method used a participatory educational approach through interactive counseling, case simulations, health information verification practices, group discussions, and mini-projects on creating digital educational media. The activity was evaluated using pre- and post-tests, as well as a participant satisfaction questionnaire. The results showed an increase in the average participant score from 56.3 in the pre-test to 90.1 in the post-test. All participants (100%) achieved scores above the completion standard after the activity. The satisfaction evaluation also indicated that participants found the activity beneficial and helped improve their critical thinking skills regarding health information on social media. Health information verification training has proven effective in improving adolescents' digital health literacy and can be an educational strategy to prevent the spread of health hoaxes in schools.  

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

abdikmas

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Jurnal Abdikmas merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yaitu jurnal pengembangan dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan ...