Penggunaan kecerdasan artifisial (AI) dalam penilaian esai semakin berkembang di pendidikan tinggi karena kemampuannya meningkatkan efisiensi dan konsistensi evaluasi. Namun, penerapannya menimbulkan tantangan pedagogis dan etika terkait keadilan, transparansi, serta legitimasi keputusan akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis implikasi pedagogis dan etika penggunaan sistem penilaian esai berbasis AI dengan mengintegrasikan persepsi mahasiswa dan dosen. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-methods exploratory melalui survei kuantitatif terhadap 36 mahasiswa dan 24 dosen, dilengkapi analisis kualitatif. Hasil menunjukkan mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap kegunaan, kemudahan, dan nilai pedagogis, namun tetap berhati-hati terhadap aspek kepercayaan dan transparansi. Sementara itu, dosen menunjukkan tingkat penerimaan sangat tinggi selama sistem diterapkan dalam kerangka terkontrol. Integrasi temuan menunjukkan bahwa pendekatan Human-in-the-Loop merupakan faktor kunci menjaga keseimbangan antara efisiensi teknologi, nilai pedagogis, dan legitimasi akademik. Penelitian ini berkontribusi dengan menegaskan bahwa sistem penilaian esai berbasis AI paling tepat diterapkan dalam paradigma AIassisted assessment, di mana dosen tetap memegang kendali utama dalam pengambilan keputusan akademik, serta memberikan rekomendasi praktis bagi institusi dalam merancang kebijakan penilaian berbasis AI yang bertanggung jawab.
Copyrights © 2026