Latar Belakang: Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan yang dapat dicegah melalui deteksi dini menggunakan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA). Rendahnya minat wanita usia subur (WUS) dalam melakukan pemeriksaan IVA diduga dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain pengetahuan, sikap, dukungan suami, dukungan tenaga kesehatan, dan akses pelayanan kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan, sikap, dukungan suami, dukungan tenaga kesehatan, dan akses pelayanan kesehatan dengan minat wanita usia subur (WUS) dalam melakukan pemeriksaan IVA di Klinik Pratama Sarfina Kecamatan Medan Polonia Kota Medan Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Klinik Pratama Sarfina Kecamatan Medan Polonia Kota Medan dengan jumlah sampel sebanyak 92 wanita usia subur yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan minat melakukan pemeriksaan IVA (p = 0,005), sikap dengan minat melakukan pemeriksaan IVA (p = 0,000), dukungan suami dengan minat melakukan pemeriksaan IVA (p = 0,000), dukungan tenaga kesehatan dengan minat melakukan pemeriksaan IVA (p = 0,000), serta akses pelayanan kesehatan dengan minat melakukan pemeriksaan IVA (p = 0,000). Kesimpulan: Pengetahuan, sikap, dukungan suami, dukungan tenaga kesehatan, dan akses pelayanan kesehatan memiliki hubungan yang signifikan dengan minat wanita usia subur dalam melakukan pemeriksaan IVA di Klinik Pratama Sarfina Kecamatan Medan Polonia Kota Medan Tahun 2026.
Copyrights © 2026