Perkembangan teori belajar Barat telah memberikan kontribusi signifikan terhadap dunia pendidikan modern, namun implementasinya dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) masih menghadapi persoalan dikotomi antara ilmu umum dan ilmu agama. Penelitian ini bertujuan menganalisis teori-teori belajar Barat dalam perspektif pendidikan Islam, mengidentifikasi relevansi dan keterbatasannya, serta merumuskan model integrasi yang dapat diterapkan dalam pembelajaran PAI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap artikel jurnal, buku ilmiah, dan dokumen akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Karena penelitian ini bersifat konseptual, hipotesis tidak dirumuskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa behaviorisme, kognitivisme, konstruktivisme, dan humanisme memiliki prinsip-prinsip yang dapat diintegrasikan dengan pendidikan Islam melalui proses penyelarasan nilai-nilai tauhid, akhlak, dan tujuan pendidikan Islam. Penelitian ini juga menghasilkan tiga model integrasi, yaitu model substantif, model reflektif, dan model integratif-holistik sebagai kerangka konseptual dalam mengintegrasikan teori belajar Barat dengan prinsip pendidikan Islam. Kontribusi penelitian ini berupa pengayaan perspektif keilmuan mengenai integrasi teori belajar modern dalam pendidikan Islam sekaligus menawarkan model konseptual yang dapat dijadikan rujukan bagi pengembangan pembelajaran PAI. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi teori belajar Barat dan pendidikan Islam berpotensi mewujudkan sistem pembelajaran yang ilmiah, holistik, dan berorientasi pada pembentukan insan kamil.
Copyrights © 2026