Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran model pembelajaran Example–Non-Example dalam membangun pemahaman siswa pada materi klasifikasi makhluk hidup. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih dominannya penggunaan metode ceramah satu arah yang kurang mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen berupa one-group pretest–posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII di salah satu SMP negeri. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor awal siswa sebesar 31,40, yang mengindikasikan rendahnya pemahaman awal terhadap materi. Setelah penerapan model Example–Non-Example, rata-rata skor meningkat menjadi 73,77 dan telah melampaui kriteria ketuntasan minimal. Tingkat penguasaan siswa mencapai 73% dengan kategori sedang, serta persentase ketuntasan belajar sebesar 81%, di mana sebagian besar siswa telah mencapai ketuntasan. Temuan ini menunjukkan bahwa model Example–Non-Example berperan positif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep klasifikasi makhluk hidup. Oleh karena itu, model ini dapat dipertimbangkan sebagai alternatif strategi pembelajaran dalam pembelajaran IPA di tingkat sekolah menengah pertama.
Copyrights © 2025