Rendahnya minat baca dan belum terbentuknya budaya literasi di sekolah dasar masih menjadi tantangan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Kondisi tersebut juga ditemukan di UPTD SDN 074056 Dahana Humene, di mana kebiasaan membaca siswa belum berkembang secara optimal akibat terbatasnya pembiasaan literasi dan pemanfaatan sumber bacaan di lingkungan sekolah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi siswa melalui edukasi dan pendampingan dalam membangun kebiasaan membaca yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan koordinasi dengan pihak sekolah, sosialisasi budaya literasi, diskusi dan identifikasi permasalahan, pendampingan guru, serta praktik implementasi kegiatan literasi di kelas. Sasaran kegiatan meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa UPTD SDN 074056 Dahana Humene. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa program mendapat respons positif dari seluruh peserta. Guru memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai strategi pengembangan budaya literasi, sedangkan siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti kegiatan membaca bersama, membaca mandiri, dan menceritakan kembali isi bacaan. Program juga mendorong sekolah untuk mengoptimalkan pembiasaan membaca melalui kegiatan literasi rutin dan pemanfaatan pojok baca sebagai bagian dari lingkungan belajar. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat budaya literasi di sekolah dasar melalui peningkatan keterlibatan guru dan siswa dalam aktivitas membaca. Keberlanjutan program diharapkan mampu membentuk kebiasaan membaca yang lebih baik, meningkatkan kemampuan literasi dasar peserta didik, serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang literat, aktif, dan berkarakter.
Copyrights © 2026