Transisi menuju ekonomi berkelanjutan menuntut peningkatan jumlah green entrepreneur, namun intensi berwirausaha hijau di kalangan mahasiswa masih relatif rendah. Penelitian terdahulu umumnya menemukan bahwa self-efficacy berpengaruh langsung terhadap intensi berwirausaha, tetapi mekanisme tersebut dalam konteks kewirausahaan hijau masih belum konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan wirausaha hijau dan self-efficacy terhadap intensi berwirausaha hijau melalui literasi wirausaha hijau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei terhadap 396 mahasiswa perguruan tinggi di Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan wirausaha hijau dan literasi wirausaha hijau berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha hijau. Pendidikan wirausaha hijau dan self-efficacy juga berpengaruh positif terhadap literasi wirausaha hijau. Namun, self-efficacy tidak berpengaruh langsung terhadap intensi berwirausaha hijau. Literasi wirausaha hijau terbukti memediasi hubungan pendidikan wirausaha hijau dan self-efficacy dengan intensi berwirausaha hijau. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya penguatan literasi wirausaha hijau melalui pembelajaran, pelatihan, dan inkubasi bisnis berkelanjutan untuk mendorong lahirnya generasi green entrepreneur.
Copyrights © 2026