Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak penguatan profil pelajar Pancasila terhadap perilaku intoleransi pada generasi Z. Kenaikan globalisasi dan kemajuan teknologi telah menyebabkan perubahan signifikan pada nilai-nilai dan keyakinan masyarakat muda, yang mengakibatkan krisis identitas. Krisis identitas ini ditandai oleh kekurangan kesadaran nasionalisme dan preferensi budaya asing atas warisan budaya nasional serta kurangnya kesadaran diri untuk menghargai dan mencintai diri sendiri karena terbawanya arus era globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode  penelitian kualitatif dengan metode kajian literatur Metode kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data yang berupa kata-kata, gambar, atau perilaku yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi muda sedang dalam tahap kritis identitas nasional, dengan banyak siswa menunjukkan kekurangan pemahaman terhadap prinsip-prinsip dan nilai-nilai Pancasila. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa pengaruh globalisasi dan teknologi telah berkontribusi pada degradasi identitas nasional pada generasi Z. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan profil pelajar Pancasila dapat membantu mengurangi perilaku intoleransi dengan meningkatkan kesadaran nasionalisme dan kebanggaan budaya. Penelitian ini merekomendasikan bahwa lembaga pendidikan harus mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulumnya untuk meningkatkan kesadaran nasionalisme dan warisan budaya nasional di kalangan masyarakat muda.   Kata kunci :Krisis identitas, Remaja, Pancasila
Copyrights © 2025