Bullying merupakan salah satu permasalahan serius dalam dunia pendidikan yang berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik siswa. Fenomena ini masih banyak ditemukan di lingkungan sekolah, termasuk di MTs Assyakur Nglingi Ngasem Bojonegoro. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya bullying melalui sosialisasi anti bullying kepada siswa. Metode yang digunakan adalah sosialisasi tatap muka dengan pendekatan edukatif yang meliputi penyampaian materi, diskusi, dan refleksi peserta. Materi yang diberikan mencakup pengertian bullying, faktor penyebab, dampak, serta strategi pencegahan dan penanganannya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 75% peserta memahami materi dengan baik, serta seluruh peserta menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap dampak negatif bullying. Selain itu, terdapat indikasi perubahan sikap berupa komitmen pelaku untuk menghentikan tindakan bullying dan keberanian korban untuk melawan. Namun demikian, perubahan perilaku jangka panjang belum dapat dipastikan karena keterbatasan waktu intervensi. Oleh karena itu, diperlukan program lanjutan yang berkelanjutan serta dukungan kebijakan sekolah untuk mengatasi bullying secara komprehensif.
Copyrights © 2026