Ikan baung (Hemibagrus nemurus) merupakan salah satu ikan lokal yang terdapat didaerah Kabupaten Kapuas Hulu. Ikan baung masih banyak diperjual belikan oleh masyarakat Kapuas Hulu.Budidaya ikan baung di Kapuas Hulu masih minim, yang disebabkan oleh harga pakan yang mahal serta pertumbuhan ikan baung yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja pertumbuhan dan kelangsungan ikan baung selama budidaya dengan menambahkan bubuk kunyi ke dalam pakan komersil. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 pengulangan. Perlakuan pada penelitian ini, yaitu kontrol (pakan komersil), perlakuan 1 (PA), yaitu pakan komersil yang ditambahkan bubuk kunyit sebanyak 3 gram/kg; perlakuan 2 (PB), yaitu pakan komersil yang ditambahkan bubuk kunyit sebanyak 6 gram/kg dan perlakuan 3 (PC), yaitu pakan komersil yang ditambahkan bubuk kunyit sebanyak 9 gram/kg. Parameter yang diamati, yaitu pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak dan tingkat kelangsungan hidup benih ikan baung serta kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan pada tiap-tiap pelakuan. Pertumbuhan mutlak benih ikan baung tertinggi terdapat pada perlakuan 2, yaitu penambahan bubuk kunyit ke dalam pakan ikan komersial sebanyak 6 gram/kg. Tingkat kelangsungan hidup benih ikan baung selama penelitian untuk semua perlakuan, yaitu 100 % dan kualitas air selama penelitian yaitu suhu 29,8-30,5 °C; pH 6,5-7,5; DO 4,5-7,3 mg/L dan amoniak 0,5 mg/L untuk menunjang kehidupan serta pertumbuhan benih ikan baung. Kata kunci: Ikan baung, Pertumbuhan mutlak, Tingkat kelangsungan hidup, Kunyit
Copyrights © 2026