Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi elemen promotion mix yang diterapkan oleh Duta Wisata Kabupaten Bener Meriah dalam strategi komunikasi pemasaran pariwisata guna meningkatkan jumlah pengunjung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas unsur Dinas Pariwisata Kabupaten Bener Meriah, Duta Wisata (Ikatan Beru Bujang Gayo Bener Meriah), dan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi bauran promosi (promotion mix) yang dilakukan oleh duta wisata telah berjalan melalui lima elemen utama. Pada elemen periklanan (advertising), pemanfaatan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook telah dilakukan, namun belum optimal karena pengelolaannya masih cenderung pasif dan kurang konsisten. Pada promosi penjualan (sales promotion), duta wisata aktif terlibat dalam event-event besar daerah dan kegiatan sosialisasi edukatif di sekolah. Pemasaran langsung (direct marketing) dan penjualan pribadi (personal selling) menunjukkan efektivitas yang tinggi melalui interaksi tatap muka, komunikasi yang ramah, persuasif, serta penampilan profesional yang membangun kepercayaan pengunjung. Sementara itu, strategi hubungan masyarakat (public relation) diterapkan melalui pembekalan sikap positif, pendekatan partisipatif dengan pengelola destinasi, serta pembinaan hubungan harmonis dengan masyarakat. Secara keseluruhan, strategi komunikasi duta wisata telah mencerminkan prinsip komunikasi yang efektif, tetapi memerlukan penguatan pada pengelolaan konten digital, konsistensi promosi, dan perluasan jangkauan pasar.
Copyrights © 2026