UMKM pengolahan abon skala rumah tangga masih menghadapi kendala pada tahap penirisan dan pengeringan yang dilakukan secara manual, sehingga proses produksi membutuhkan waktu lama, kadar minyak produk relatif tinggi, tekstur belum seragam, dan daya simpan terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan produksi abon pada Mitra A2N Gorontalo melalui penerapan teknologi pengeringan sentrifugal berupa alat spinner. Metode kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research yang melibatkan mitra dalam identifikasi masalah, sosialisasi teknologi, pelatihan dan praktik pengoperasian, penerapan alat dalam produksi, serta pendampingan dan evaluasi keberlanjutan produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan spinner mampu menurunkan waktu pengolahan 2 kg abon dari sekitar empat jam menjadi sekitar satu jam. Produk abon yang dihasilkan menjadi lebih kering, teksturnya lebih seragam, kadar minyak berkurang, dan proses produksi lebih efisien. Selain itu, keterampilan mitra dalam mengoperasikan, membersihkan, dan merawat alat mengalami peningkatan. Kegiatan ini juga menghasilkan model pendampingan berbasis integrasi teknologi tepat guna, pelatihan operasional, penerapan prosedur kerja, dan evaluasi produksi berkelanjutan. Dengan demikian, penerapan spinner bermanfaat dalam meningkatkan efisiensi, mutu, dan kemandirian produksi abon. Pengembangan lanjutan perlu dilakukan melalui uji daya simpan berkala, penguatan standar operasional, perbaikan pengemasan, dan pendampingan pemasaran.
Copyrights © 2026