Widiyastuti Ardiansyah
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Produksi Abon pada Mitra A2N Gorontalo melalui Penerapan Teknologi Pengeringan Spinner Tusaban Tusaban; Nur Jihan Fareranty Piu; Sari Rahmawati; Dewi Shinta Achmad; Mohamad Ervandi; Widiyastuti Ardiansyah; Wahyu Sulistyo
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.5.1.43-50.2026

Abstract

UMKM pengolahan abon skala rumah tangga masih menghadapi kendala pada tahap penirisan dan pengeringan yang dilakukan secara manual, sehingga proses produksi membutuhkan waktu lama, kadar minyak produk relatif tinggi, tekstur belum seragam, dan daya simpan terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan produksi abon pada Mitra A2N Gorontalo melalui penerapan teknologi pengeringan sentrifugal berupa alat spinner. Metode kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research yang melibatkan mitra dalam identifikasi masalah, sosialisasi teknologi, pelatihan dan praktik pengoperasian, penerapan alat dalam produksi, serta pendampingan dan evaluasi keberlanjutan produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan spinner mampu menurunkan waktu pengolahan 2 kg abon dari sekitar empat jam menjadi sekitar satu jam. Produk abon yang dihasilkan menjadi lebih kering, teksturnya lebih seragam, kadar minyak berkurang, dan proses produksi lebih efisien. Selain itu, keterampilan mitra dalam mengoperasikan, membersihkan, dan merawat alat mengalami peningkatan. Kegiatan ini juga menghasilkan model pendampingan berbasis integrasi teknologi tepat guna, pelatihan operasional, penerapan prosedur kerja, dan evaluasi produksi berkelanjutan. Dengan demikian, penerapan spinner bermanfaat dalam meningkatkan efisiensi, mutu, dan kemandirian produksi abon. Pengembangan lanjutan perlu dilakukan melalui uji daya simpan berkala, penguatan standar operasional, perbaikan pengemasan, dan pendampingan pemasaran.