Sari Rahmawati
Program Studi Pendidikan IPA, FKIP, Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Gorontalo

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Eksplorasi Pemahaman Mahasiswa Pada Konsep Komunikasi Antar Neuron Sebagai Dasar Fisiologi Dan Relevansinya Dalam Konsep Sistem Koordinasi Sari Rahmawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman mahasiswa Pendidikan IPA mengenai konsep komunikasi antar neuron sebagai dasar fisiologi sistem koordinasi. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini berhasil mengungkap adanya variasi pemahaman mahasiswa, serta memberikan wawasan mengenai relevansi konsep ini dalam konteks sistem koordinasi secara luas. Temuan menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar mahasiswa memiliki pemahaman dasar mengenai struktur dan fungsi neuron, pemahaman yang lebih mendalam mengenai mekanisme komunikasi sinaptik, terutama pada tingkat molekuler dan fisiologis, masih bervariasi. Terdapat pemahaman komunikasi antar neuron dengan pemahaman sistem koordinasi, di mana mahasiswa dengan pemahaman yang lebih baik tentang komunikasi sinaptik cenderung lebih mampu mengaitkan proses ini dengan fungsi-fungsi sistem koordinasi, meskipun pemahaman mendalam mengenai keterlibatan komunikasi neuron dalam fungsi kognitif yang lebih tinggi masih terbatas. Implikasi dari temuan ini sangat relevan bagi praktik pengajaran Pendidikan IPA, dengan saran pengembangan materi pembelajaran yang lebih visual dan interaktif, penerapan strategi pembelajaran aktif, penekanan pada koneksi konseptual, dan pelatihan pedagogis bagi calon guru. Penelitian ini memberikan wawasan berharga, meskipun keterbatasan ukuran sampel menunjukkan perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi temuan ini dalam konteks yang lebih luas.
Pemanfaatan Pewarna Alami pada Praktikum Identifikasi Mitosis Akar Bawang Merah (Allium cepa) sebagai Media Pembelajaran IPA Fendrawaty Hilamuhu; Sari Rahmawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktikum pengamatan mitosis pada ujung akar bawang merah (Allium cepa) merupakan kegiatan penting dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), khususnya pada materi pembelahan sel. Namun, penggunaan pewarna sintetis seperti safranin dan asetokarmin memiliki keterbatasan dari sisi keamanan, biaya, serta dampak lingkungan. Artikel ini bertujuan mengkaji pemanfaatan pewarna alami sebagai alternatif dalam praktikum identifikasi mitosis akar bawang merah serta perannya sebagai media pembelajaran IPA yang kontekstual dan ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah kajian eksperimen sederhana berbasis praktikum laboratorium pendidikan dengan membandingkan hasil pewarnaan alami dan sintetis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pewarna alami mampu menampilkan fase-fase mitosis secara cukup jelas dan mendukung pembelajaran bermakna. Pemanfaatan pewarna alami juga meningkatkan kesadaran peserta didik terhadap konsep sains berkelanjutan. Dengan demikian, pewarna alami berpotensi menjadi media pembelajaran IPA yang efektif, ekonomis, dan berbasis green laboratory.
Pengembangan Produksi Abon pada Mitra A2N Gorontalo melalui Penerapan Teknologi Pengeringan Spinner Tusaban Tusaban; Nur Jihan Fareranty Piu; Sari Rahmawati; Dewi Shinta Achmad; Mohamad Ervandi; Widiyastuti Ardiansyah; Wahyu Sulistyo
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.5.1.43-50.2026

Abstract

UMKM pengolahan abon skala rumah tangga masih menghadapi kendala pada tahap penirisan dan pengeringan yang dilakukan secara manual, sehingga proses produksi membutuhkan waktu lama, kadar minyak produk relatif tinggi, tekstur belum seragam, dan daya simpan terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan produksi abon pada Mitra A2N Gorontalo melalui penerapan teknologi pengeringan sentrifugal berupa alat spinner. Metode kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research yang melibatkan mitra dalam identifikasi masalah, sosialisasi teknologi, pelatihan dan praktik pengoperasian, penerapan alat dalam produksi, serta pendampingan dan evaluasi keberlanjutan produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan spinner mampu menurunkan waktu pengolahan 2 kg abon dari sekitar empat jam menjadi sekitar satu jam. Produk abon yang dihasilkan menjadi lebih kering, teksturnya lebih seragam, kadar minyak berkurang, dan proses produksi lebih efisien. Selain itu, keterampilan mitra dalam mengoperasikan, membersihkan, dan merawat alat mengalami peningkatan. Kegiatan ini juga menghasilkan model pendampingan berbasis integrasi teknologi tepat guna, pelatihan operasional, penerapan prosedur kerja, dan evaluasi produksi berkelanjutan. Dengan demikian, penerapan spinner bermanfaat dalam meningkatkan efisiensi, mutu, dan kemandirian produksi abon. Pengembangan lanjutan perlu dilakukan melalui uji daya simpan berkala, penguatan standar operasional, perbaikan pengemasan, dan pendampingan pemasaran.
Pengaruh Pembelajaran IPA Berbantuan Chatbot Generative Artificial Intelligence terhadap Literasi Sains Siswa Kelas V Sekolah Dasar Suleman; Sari Rahmawati; Fendrawaty Hilamuhu; Jenifer M. Ahmad
Student Journal of Elementary Education Vol 5 No 1 (2026): Volume 5 Nomor 1 April (2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjee.v5i1.5022

Abstract

Literasi sains merupakan kemampuan penting yang perlu dikembangkan melalui pembelajaran IPA di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran IPA berbantuan chatbot generative Artificial Intelligence terhadap literasi sains siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experiment dan desain nonequivalent control group. Sampel penelitian terdiri atas 60 siswa, yaitu 30 siswa pada kelas eksperimen dan 30 siswa pada kelas kontrol. Kelas eksperimen mengikuti pembelajaran IPA berbantuan chatbot generative AI melalui kegiatan pengamatan fenomena, penyusunan pertanyaan, interaksi dengan chatbot, verifikasi informasi, analisis data, dan penyusunan kesimpulan. Instrumen penelitian berupa tes literasi sains yang mengukur kemampuan menjelaskan fenomena secara ilmiah, mengevaluasi penyelidikan, menafsirkan data dan bukti, serta menarik kesimpulan berdasarkan bukti. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, ANCOVA, N-Gain, dan partial eta squared. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 80,40, sedangkan kelas kontrol sebesar 67,20. Hasil ANCOVA menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari pembelajaran berbantuan chatbot terhadap literasi sains siswa dengan nilai F = 31,82 dan p < 0,001. Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,55 berada pada kategori sedang, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,26 berada pada kategori rendah. Nilai partial eta squared sebesar 0,358 menunjukkan ukuran pengaruh yang besar. Temuan ini menunjukkan bahwa chatbot generative AI dapat mendukung literasi sains apabila digunakan sebagai alat bantu eksplorasi dan verifikasi informasi serta dipadukan dengan pengamatan, diskusi, analisis data, dan pendampingan guru.