Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggantian sebagian tepung terigu dengan tepung kacang hijau terhadap peningkatan kandungan gizi serta tingkat kesukaan remaja sebagai konsumen pada brownies kukus. Objek yang diteliti adalah produk brownies kukus dengan lima taraf substitusi, yaitu 50%, 60%, 70%, dan 80%. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen murni dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Tepung kacang hijau dibuat melalui tahapan pengupasan kulit, pencucian, pengeringan leawat cahaya matahari, penggilingan, dan pengayakan hingga diperoleh tepung halus. Uji organoleptik dilakukan dengan metode hedonik melibatkan 30 panelis remaja tidak terlatih yang menilai aspek bentuk, warna, tekstur, aroma, serta rasa. Sementara itu, analisis kandungan gizi (karbohidrat, protein,lemak, zat besi, kalium, fosfor, dan kalsium), kemudian data diolah menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan pada taraf kepercayaan 5%. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa substitusi tepung kacang hijau berhasil meningkatkan kandungan protein, zat besi, serat, dan kalsium secara nyata. Substitusi 50% memperoleh daya terima yang paling baik dengan rata-rata skor uji hedonik di atas 3,5 (cukup suka). Formula terbaik diperoleh pada substitusi 50, yang mampu menghasilkan brownies kukus bernilai gizi tinggi tanpa mengorbankan tingkat kesukaan remaja.
Copyrights © 2026