Pendidikan karakter memegang peranan penting dalam mencegahdegradasi moral dan menciptakan iklim sekolah yang positif. Berkaitan denganhal tersebut, artikel ini membahas implementasi sosialisasi adab dan aturansebagai strategi pencegahan terhadap perundungan (bullying) dan konflik diSekolah Dasar Islam Ibnu Rusyd. Dilatarbelakangi oleh fenomena krisis moraldan lunturnya nilai-nilai etika di kalangan pelajar, kegiatan pengabdian inimengadopsi prinsip "Adab Sebelum Ilmu". Metode yang digunakan adalahpenelitian lapangan (penelitian lapangan) dengan pendekatan deskriptif kualitatif,melibatkan siswa kelas 4, 5, dan 6, serta guru sebagai subjek penelitian. Hasilkegiatan menunjukkan bahwa pendekatan integratif yang menggabungkanpenanaman nilai spiritual (adab) dan pemahaman kedisiplinan (aturan) terbuktiefektif dalam membangun kesadaran siswa. Metode interaktif seperti storytellingdan simulasi memecahkan mengubah persepsi siswa mengenai verbal bullying, yangsebelumnya dianggap sebagai candaan lumrah menjadi pelanggaran adab yangserius. Kesimpulannya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergiantara metode yang variatif dan peran krusial pendidik sebagai teladan (uswah)dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif.
Copyrights © 2025