Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran berbasis seni dalam meningkatkan kemampuan motorik dan nilai karakter anak usia dini di PAUD TP Padasuka I, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Lembaga ini menerapkan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan kegiatan seni tari dan seni rupa dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan kegiatan Bina Diri dan Karakter (Biodik). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik, serta validasi dilakukan dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran seni yang diterapkan secara terstruktur dan konsisten berdampak positif terhadap perkembangan motorik kasar dan halus anak. Kegiatan seni tari meningkatkan koordinasi, kelincahan, dan kepercayaan diri, sementara seni rupa seperti kolase mendorong keterampilan manipulatif, ketelitian, dan kreativitas. Selain itu, nilai-nilai karakter seperti tanggung jawab, gotong royong, disiplin, dan kemandirian terbentuk secara alami melalui aktivitas tematik, proyek bersama, dan pembiasaan harian. Peran guru sebagai fasilitator dan teladan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan strategi ini. Penelitian ini menyatakan bahwa pembelajaran berbasis seni yang terintegrasi dengan P5 dan Biodik dapat menjadi pendekatan holistik yang efektif dalam mendukung perkembangan anak usia dini secara menyeluruh. Strategi ini relevan untuk diadopsi oleh lembaga PAUD lainnya dalam rangka penguatan karakter dan keterampilan anak sejak dini.
Copyrights © 2026