Sektor UMKM merupakan pilar utama dalam pengembangan perekonomian pariwisata, Akan tetapi, kelemahan dalam diferensiasi kultural sering kali menjadi penghambat utama terciptanya keunggulan kompetitif berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan ulang model strategis UMKM melalui internalisasi kearifan lokal sebagai sumber daya kompetitif di dalam ekosistem pariwisata. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, penelitian ini melibatkan 15 pelaku UMKM, pengelola destinasi, dan pemangku kepentingan di Kawasan Wisata Bulusan, Kudus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipan, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal di Kudus (nilai religius, etos kerja dan kejujuran) belum terinternalisasi secara optimal dalam strategi bisnis UMKM. Penelitian ini menghasilkan "Model LOCAL-STRAT" (Local Wisdom Integration for Sustainable Tourism Strategy), yang terdiri dari empat dimensi: Identifikasi Nilai, Internalisasi Budaya, Inovasi Produk, dan Kolaborasi Ekosistem. Model ini menawarkan kerangka kerja bagi UMKM untuk mengubah kearifan lokal menjadi competitive advantage yang sulit ditiru, sekaligus mendukung keberlanjutan ekonomi dan budaya daerah.
Copyrights © 2026